NEW JERSEY — Tensi tinggi sisa-sisa partai final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Spanyol tampaknya tidak langsung mereda begitu peluit panjang ditiup. Lorong menuju ruang ganti menjadi saksi bisu ketegangan verbal yang melibatkan bek senior Argentina, Nicolas Otamendi, dengan gelandang andalan Spanyol, Rodri.
Otamendi yang tampak masih diselimuti emosi langsung menghampiri Rodri dan meluapkan kekesalannya terkait psywar yang dilancarkan kubu skuad Matador sepanjang pekan sebelum pertandingan final digelar.
"Mulai kurangi omonganmu. Kalian mengeluh terus sepanjang minggu. Sepanjang pekan kalian terus mengeluh. Kamu dan Laporte. Kalian berdua. Itu tidak pantas. Kalian terus mengeluh tentang wasit, kawan," semprot Otamendi dengan nada tinggi.
Mendapat serangan verbal yang mendadak dari sang senior, Rodri sempat tampak kebingungan dan mencoba meredakan situasi dengan kepala dingin.
"Saya menghormati kalian," timpal Rodri mencoba membela diri.
Namun, kalimat tersebut rupanya belum cukup untuk meredam kekesalan Otamendi yang merasa kubu Spanyol terlalu banyak menebar narasi negatif di media massa sebelum laga puncak dimulai.
"Tapi kamu seharusnya tidak banyak bicara sebelum pertandingan, paham?" tegas Otamendi lagi.
Rodri yang merasa tidak melontarkan pernyataan kontroversial pun kembali melempar tanya dengan heran.
"Loh, memang apa yang saya katakan?" tanya Rodri bingung.
"Laporte? Memangnya kamu tidak tahu apa yang Laporte katakan pekan ini?" pungkas Otamendi ketus sembari berlalu.
Insiden panas ini mempertegas betapa besarnya tekanan dan gengsi yang dipertaruhkan dalam laga puncak tersebut, di mana perang urat saraf di luar lapangan ternyata berbuntut panjang hingga laga usai. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co