LONDON — Malam megah di London Palladium, London, menjadi saksi lahirnya raja baru sepak bola dunia. Striker andalan Bayern Munchen sekaligus kapten tim nasional Inggris, Harry Kane, resmi dinobatkan sebagai peraih trofi Ballon d'Or 2026 pada Selasa (27/10) pagi WIB.
Penyerang tajam tersebut berhasil mengungguli deretan bintang papan atas dunia seperti Kylian Mbappe, Lamine Yamal, Lionel Messi, hingga Ousmane Dembele yang merupakan peraih Ballon d'Or edisi 2025 lalu.
Kemenangan Kane ini sekaligus menegaskan berlanjutnya tradisi unik lahirnya lima pemenang berbeda dalam lima edisi terakhir penghargaan bergengsi garapan France Football tersebut. Kane sukses menyusul jejak Karim Benzema pada edisi 2022, Lionel Messi pada 2023, Rodri pada 2024, dan Ousmane Dembele pada 2025.
"Menang penghargaan ini adalah impian sejak kecil yang akhirnya menjadi kenyataan. Terima kasih untuk rekan-rekan tim di Bayern Munchen dan timnas Inggris, tanpa mereka saya tidak akan berdiri di panggung ini," ungkap Kane penuh emosional saat menerima trofi emas tersebut.
Gala Ballon d'Or edisi ke-70 ini tidak hanya menjadi panggung bagi Kane. Untuk rentang penilaian 3 Agustus 2025 hingga 19 Juli 2026, penghargaan Ballon d'Or Feminin resmi disabet oleh Alexia Putellas dari Barcelona dan Spanyol. Putellas tampil luar biasa dominan sepanjang musim dengan mencetak 26 gol dan 15 assist, serta menyapu bersih gelar UEFA Nations League, Liga Champions, La Liga, Copa de la Reina, hingga Supercopa de Espana.
Dominasi Spanyol kian terasa di panggung penghargaan malam itu. Gelar Pelatih Terbaik Dunia jatuh kepada Luis de la Fuente yang sukses membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Penjaga gawang Spanyol juga mengawinkan gelar Kiper Terbaik Dunia lewat Unai Simon di kategori putra dan Cata Coll di kategori putri. Sementara itu, gelar Pemain Muda Terbaik kategori putri diraih oleh Vicky Lopez.
Prestasi mengagumkan turut diukir oleh Lamine Yamal yang kembali meraih Kopa Trophy sebagai Pemain Muda Terbaik putra, yang menjadi koleksi ketiganya secara berturut-turut sejak 2024. Untuk kategori klub terbaik, Paris Saint-Germain dinobatkan sebagai Klub Terbaik Dunia 2026 usai berhasil mempertahankan takhta Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun.
Sisi kemanusiaan sepak bola juga mendapat sorotan hangat melalui penganugerahan Socrates Award kepada winger Arsenal, Bukayo Saka. Penghargaan ini diberikan atas dedikasinya bersama organisasi charity Big Shoe dalam mendanai berbagai proyek medis dan kemanusiaan di seluruh dunia.
"Saya hanya ingin menggunakan platform sepak bola ini untuk membantu anak-anak dan masyarakat yang membutuhkan di berbagai belahan dunia," tutur Bukayo Saka saat menerima piala tersebut.
Penentuan seluruh pemenang ini dihasilkan melalui sistem pemungutan suara ketat yang dikelola oleh France Football. Panel jurnalis olahraga dari 100 negara peringkat atas FIFA memilih 10 pemain terbaik secara berjenjang dari 30 daftar nominasi. Akumulasi poin yang konsisten dari mayoritas juri inilah yang akhirnya membawa Harry Kane bertengger di puncak tertinggi sepak bola sejagat. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co