Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kiat Membentuk Tubuh bagipara Ibu

octa-Octa • Minggu, 3 Maret 2019 - 18:29 WIB

KESIBUKAN yang begitu padat membuat para ibu jarang berolahraga. Berbagai alasan, mulai mengurus rumah, anak dan tak terkadang para ibu juga bekerja. Namun, alasan-alasan tersebut dibantah oleh trainer aero BL, Gita Nurhati.

Bagi dia, olahraga itu tetap penting. Sebab, kini banyak tempat kebugaran yang menyediakan berbagai jenis olahraga dan bisa menyesuaikan jadwal. Khususnya Deisyta Studio yang menawarkan beragam olahraga tepat untuk ibu-ibu, di antaranya aerobl dan body shaping.

“Biasanya, keluhan ibu itu adalah berat badan, apalagi kalau habis melahirkan. Meski sudah menjadi istri dan memiliki anak, tubuh tetap harus dirawat agar lebih indah dan sang suami makin cinta,” imbuhnya.

Saat disambangi di Deisyta Studio, Gita memaparkan dan mempraktikkan detail tentang aero BL dan body shaping. Meski manfaatnya sama, keduanya memiliki gerakan, dengan tingkat kesulitan dan pencapaian target tubuh ideal berbeda-beda.

Bagi Gita, aeroBL merupakan paket lengkap. Merupakan variasi antara senam aerobik dan body language (BL) dan setiap jenis memiliki gerakan dan manfaat berbeda.

Aerobik merupakan senam irama yang asyik dilakukan ramai-ramai. Senam aerobik terbagi menjadi lima macam. Yakni, high impact aerobics, senam dengan gerakan keras yang lebih mengeluarkan banyak tenaga, dan low impact aerobics, yakni aerobik dengan gerakan yang ringan. Tak hanya itu, ada pula discorobic, kombinasi antara gerakan aerobik gerakan keras, ringan, dan disko. Serta, rockrobic, merupakan gerakan senam keras, ringan, dan gerakan rock nroll.

“Saat mengajar, saya lebih condong ke aerobik low impact atau gerakan aerobik ringan. Sebab, yang ikut senam dengan saya itu enggak cuma ibu-ibu muda. Tapi ada yang usianya sampai 70. Meski disebut gerakan ringan, gerakannya tetap gesit dan enggak kalah menguras keringat juga,” ujar perempuan 39 tahun itu.

Ingin memberi manfaat lebih, Gita menggabungkan aerobik dengan BL. Jika aerobik berfokus pada kardio dan pernapasan, senam BL fokus pada kontraksi otot dasar tubuh, khususnya pinggul dan perut. Kontraksi otot pinggul dan perut akan menguatkan otot dasar rongga pinggul bagian belakang sehingga dapat membuat otot miss V lebih kencang.

“Fungsinya melatih kontraksi otot, gerakannya juga tidak begitu lincah seperti aerobik. Bahkan BL kebanyakan stay di tempat. Tapi, tetap buat lelah juga kok. Coba aja kalau enggak percaya,” ucapnya kemudian tersenyum.

Lalu body shaping, sama seperti namanya, olahraga tersebut lebih fokus membentuk tubuh. Tidak jauh berbeda dengan BL, gerakan body shaping didominasi dengan pembentukan perut, paha, pinggul, pinggang, punggung, dan lengan.

“Gerakannya tidak jauh berbeda. Namun, body shaping bermain dengan beragam alat. Seperti dumble, ring pilates, atau tongkat yang berfungsi untuk memaksimalkan proses pembentukan tubuh,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan body shaping semua otot tubuh bisa dibentuk, tentunya dengan cara yang berbeda pula. Menurutnya, agar manfaat body shaping terlihat, Gita menganjurkan untuk rutin melakukan program minimal tiga hingga lima kali dalam seminggu. Durasi latihan juga tidak terlalu menyita waktu. Hanya diperlukan 40–60 menit bergantung kemampuan masing-masing tubuh.

Gita menganjurkan para ibu tetap menjaga pola makan. Sebab, tidak hanya hasil, dalam intensitas dan kualitas latihan pun akan baik jika didukung dengan pola hidup baik pula. (*/nul*/rdm2/k16)

Editor : octa-Octa