Dualisme Jolie yang Mengagumkan

izak-Indra Zakaria • Dipublikasikan Kamis, 17 Oktober 2019 | 10:15 WIB

Sutradara Joachim Rønning mengungkapkan, Maleficent: Mistress of Evil akan secara seimbang mengangkat dua sisi Maleficent. Karakter peri yang diperankan Angelina Jolie itu menunjukkan bahwa setiap pribadi punya dualisme dalam karakter. ”Jolie bisa memerankan dualisme itu dengan mengagumkan,” kata Rønning.

Saat menyapa para pasien anak kanker di RS Kanker Dharmais, Jakarta, melalui telekonferensi beberapa waktu lalu, Jolie sedikit bercerita soal pengalamannya ketika menjadi Maleficent. Sam Riley, pemeran Diaval alias gagak Maleficent, juga ikut serta. Berikut percakapan dengan Jolie yang dimoderatori aktris Cinta Laura. (len/c25/nda)

 

Halo, Jolie! Bagaimana Anda mendeskripsikan Maleficent?

Dia karakter yang sangat ikonik dan penuh cinta. Dia punya tujuan hidup yang jelas dan mulia. Salah satunya adalah membuat Aurora merasa dicintai. Itu yang membuat Maleficent punya semangat hidup.

 

Apa yang Anda sukai dari sosok Maleficent?

Hmm, dia punya dua sifat yang berbeda. Di satu sisi, Maleficent adalah sosok yang penyayang. Apalagi pada Aurora. Dia juga lucu. Namun, di sisi lain, Maleficent adalah sosok yang berani, kuat, serta bisa bangkit kembali meski pernah disakiti.

 

Dua kali berperan sebagai Maleficent, apa yang paling menarik?

Aku jadi memahami bagaimana karakter Maleficent terbentuk. Maksudku, ada banyak proses yang dia alami. Termasuk pengalaman yang menyakitkan. Itu sempat membuat dia marah dan kecewa. Tapi, berkat sejumlah peristiwa yang terjadi setelahnya, Maleficent tahu cara untuk tetap melanjutkan hidup. Dia punya semangat sama seperti pasien anak-anak di hadapanku saat ini (tersenyum).

 

Bagaimana Anda merasa tersambung dengan karakter Maleficent?

Aku pernah disakiti selama hidup, sama seperti bagaimana Maleficent merasa tersakiti. Butuh waktu untuk bisa memulihkan diri karena itu. Tapi pada akhirnya, aku bisa kembali menunjukkan sisi lembutku.

 

Pelajaran penting apa yang Anda dapatkan setelah memerankan Maleficent di dua film?

Ada banyak. Namun, yang paling membekas dalam ingatanku adalah tentang caranya tetap bersyukur dalam hidup setelah banyak kejadian. Aku juga belajar tentang kebebasan dan menemukan kembali tujuan agar semakin semangat dalam hidup.

 

Bagaimana rasanya melihat anak-anak di sini tampak kagum pada Maleficent?

Wow, mereka bahkan pakai tanduk seperti aku, hahaha. Anak-anak, kalian semua luar biasa. Kalian tetap kuat meski ada banyak cobaan. Aku dan Sam sangat terinspirasi oleh kalian. Tetap semangat ya!

 

Hai, Sam! Bagaimana kamu memandang karakter Diaval?

Dia memang kecil, tapi penuh percaya diri. Dari sosoknya, banyak yang harus belajar untuk tetap percaya diri meski mungkin penampilan kita tak sekuat yang orang lain kira...haha.

Editor : izak-Indra Zakaria
selebriti film