LOS ANGELES – Sejak awal bulan ini, terjadi saling lempar pendapat antara filmmaker yang tidak suka film-film Marvel dan mereka yang terlibat dalam pembuatan film tersebut.
Tak dimungkiri, film tentang pahlawan super sedang digandrungi. Hal itu terbukti lewat Avengers: Endgame yang menjadi film berpendapatan tertinggi sepanjang masa dengan perolehan Rp 38 triliun. Ia menggeser Avatar.
Tetapi, yang dirasakan Martin Scorsese, 76, berbeda. Sutradara terbaik Oscar 2006 itu memulai ’’perang pendapat’’ dengan menyebut film MCU bukan sinema. Kritiknya itu bikin filmmaker dan cast MCU terusik. Mereka mengomentari pendapat Scorsese yang tentu saja bikin ’’perang’’ makin panas. Mulai James Gunn, Taika Waititi, Sebastian Stan, Natalie Portman, hingga Sebastian Stan ikut komentar.
Situasi semakin intens karena sutradara sekaligus produser Francis Ford Coppola, 80, memberikan pernyataan yang membela Scorsese. Komentar sutradara The Godfather (1972) itu lebih terang-terangan mencela film MCU. Namun, akhirnya di tengah situasi panas itu ada Jon Favreau yang memberikan statement yang bikin perdebatan itu dibawa ke level yang berbeda. Collider bahkan menyebut sutradara Iron Man, Iron Man 2, dan The Lion King itu mungkin bisa menjadi the next president. (adn/c4/jan)
’’Saya sudah coba (untuk nonton film-film Marvel). Tapi, itu bukan sinema.’’ – Martin Scorsese, dilansir dari Empire Magazine
’’Aku tidak tahu ada orang yang mendapatkan sesuatu dari nonton film yang sama berulang-ulang. Martin (Scorsese) itu baik sekali ketika dia bilang itu bukan sinema. Dia tidak bilang itu jelek, yang mana baru saja aku katakan.’’
Francis Ford Coppola, saat menghadiri Lumière Festival di Lyon, Prancis, sebagaimana dilansir dari The Guardian.
’’Dua pria (Scorsese dan Coppola, Red) itu adalah pahlawanku. Mereka menggunakan haknya untuk berpendapat. Aku tidak akan melakukan apa yang aku kerjakan sekarang kalau mereka tidak mengukir jalannya. Mereka itu sumber inspirasi.’’ –Jon Favreau kepada CNBC kemarin (23/10).
’’Aku pikir ada banyak ruang untuk semua jenis film. Tidak hanya ada satu cara untuk menciptakan seni,’’ –Natalie Portman saat menghadiri Los Angeles Dance Project Gala pada Sabtu (19/10), dilansir dari The Hollywood Reporter.
’’Aku menghargai pendapatnya karena aku pikir kita butuh semua sudut pandang yang berbeda, sama dengan hal lainnya. Jadi, kita bisa berada di tengah dan move on,’’ –Robert Downey Jr, saat menghadiri The Howard Stern Show pada 7 Oktober lalu.
’’Well, sudah terlambat ya untuk mengubahnya menjadi Marvel...Atic Universe. Of course it's cinema! Itu ada di film. Ada di bioskop. Marvel Cinema--tic Universe...scene!" Taika Waititi berbicara pada AP Entertainment.
Editor : izak-Indra Zakaria