Rama Aiphama Meninggal Menjelang Proyek Digital

izak-Indra Zakaria • Dipublikasikan Kamis, 12 Maret 2020 | 17:00 WIB
SHOCK: Anak-anak Rama Aiphama, Syekhan (dua dari kiri) dan Kemal (tiga dari kiri), di pemakaman sang ayah kemarin.
SHOCK: Anak-anak Rama Aiphama, Syekhan (dua dari kiri) dan Kemal (tiga dari kiri), di pemakaman sang ayah kemarin.

DEPOK– Muhammad Alaydrus atau yang lebih populer dengan nama Rama Aiphama meninggal. Pelantun Dinda Bestari itu mengembuskan napas terakhir di rumahnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, kemarin pagi (11/3) pada usia 63 tahun. ’’Abah nggak ada sakit. Cuma kurang tidur sama sering ngemil kalau malam,” ujar Kemal, putra sulung Rama.

Jenazah dimakamkan di Taman Pemakaman Al Muhdar, Depok, kemarin sore. Kemal mengatakan, beberapa jam sebelum meninggal, sang ayah sempat mengeluh sakit di bagian perut. ”Sakitnya katanya parah banget. Sudah minum obat, tapi masih sakit,’’ ucapnya.

Rama minta diantarkan ke kamar mandi. Namun, penyanyi yang identik dengan topi lebar dan baju terusan berwarna cerah itu terjatuh sebelum masuk kamar mandi. Tanpa penanganan medis lebih lanjut, Rama meninggal dini hari.

Kemal menegaskan, ayahnya tidak memiliki riwayat sakit. Biasanya, Rama hanya merasa tidak enak badan setelah banyak bekerja. Sanak keluarga lain pun masih syok dengan kepergian Rama yang dua bulan lalu merilis lagu baru. ”Semalam (Selasa malam, 10/3, Red) dia cuma bilang sakit lambung. Terus, siangnya masih bercanda sama saya dan anak-anak saya,” ungkap Ibrahim, adik Rama.

Kepergian Rama membuat rekan sesama penyanyi bersedih. Salah satunya Cynthia Lamusu, personel Be3. Almarhum Rama sempat menciptakan dan memproduseri lagu Sesal dalam album debut Cynthia pada 1990. ”Beliau orang yang berjasa dalam karir saya,” kata istri Surya Saputra itu.

Cynthia semakin sedih lantaran Rama pergi saat dirinya hendak mengajaknya untuk sebuah proyek. ”Jadi, saya sama Iwang Noorsaid punya proyek untuk merangkum lagu-lagu era 90-an dalam bentuk digital. Salah satunya ya Rama Aiphama, karena beliau berjasa sekali pada era itu,” papar Cynthia.

Sayang, saat hendak menelepon Rama, Cynthia malah dikabari bahwa Rama telah tiada. ”Saya syok dua kali. Pertama, karena beliau meninggal. Terus, bertepatan saya mau ngabarin proyek digital kami,’’ jelasnya. Pelantun Cintaku Hanya Satu itu menambahkan, dirinya ingin mengajak Rama berkolaborasi untuk memproduksi lagu-lagu Gorontalo, tanah kelahiran Rama. ”Tapi, Tuhan berkehendak lain,” imbuhnya. (len/c18/nda) 

Editor : izak-Indra Zakaria
selebriti