JAKARTA- Sutradara dan penulis naskah Gina S. Noer melalui 2019 dengan gemilang. Dua film karyanya, Keluarga Cemara dan Dua Garis Biru, sama-sama sukses. Baik di ajang penghargaan film maupun di bioskop. Gina berhasil menyentuh hati jutaan pasang mata dengan cerita keluarga yang sederhana nan mendalam.
Kali ini Gina siap berkarya lagi sebagai sutradara dan penulis naskah. Senin (20/7) sutradara 34 tahun itu mengunggah teaser poster film terbarunya. Judulnya, Cinta Pertama, Kedua, & Ketiga. Di poster tersebut tampak dua wajah para pemeran utama, Putri Marino mendekap Angga Yunanda.
Sejumlah nama pemain tertera. Di antaranya, Ira Wibowo, Slamet Rahardjo, Ibnu Jamil, Asri Welas, Widi Mulia, dan Ersa Mayori. Namun, belum ada tanggal rilis untuk film produksi Starvision dan Wahana Kreator itu.
Kemarin sore (22/7) Gina dan timnya tengah melakukan syuting hari ke-8. Saat ditelepon di jeda syuting, ibu dua anak itu masih enggan menceritakan sinopsis film terbarunya tersebut. Gina memilih merahasiakan cerita hingga ada pengumuman resmi. ’’Ditebak-tebak aja ya,’’ seloroh Gina, lantas tertawa.
Meski tak mau membeberkan cerita, Gina memberi sedikit clue. ’’Yang pasti, filmnya lebih dewasa dan kompleks dibandingkan film sebelumnya,’’ ujarnya.
Sebagaimana Keluarga Cemara dan Dua Garis Biru, Gina mengatakan bahwa cerita Cinta Pertama, Kedua, & Ketiga tidak jauh-jauh dari tema keluarga.
Syuting kini masih berlangsung di Jakarta, Bogor, dan Ciawi. Karena dalam masa kelaziman normal, sejumlah hal dilakukan untuk menekan risiko penularan Covid-19. Salah satunya, seluruh cast dan kru wajib menjalani tes kesehatan sebelum proses syuting dimulai. ’’Tesnya juga beberapa kali,’’ ungkapnya.
Tim Gina pun cukup hati-hati ketika memasukkan kru dan pemain utama, pendukung, maupun tambahan. Keselamatan dan kesehatan mereka sangat diprioritaskan. Jika ada adegan yang mengharuskan kontak fisik, si pemain yang terlibat harus punya hasil tes yang menyatakan bahwa mereka sehat.
Lantas, jika ada yang hasil tesnya reaktif, pemain atau kru tersebut akan diminta menjalani isolasi mandiri dulu. Setelah itu, tim akan memantau perkembangan mereka di rumah.
Sejauh ini, menurut Gina, seluruh kru dan pemain yang terlibat berada dalam keadaan sehat. Proses produksi sejak 13 Juli pun berjalan lancar. ’’Kalau untuk tayangnya, bergantung bioskop bukanya kapan. Kalau kita semua disiplin, bisa buka cepat,’’ harapnya. (len/c6/nda)
Grafis ---
Gina dan Karyanya
1. Januari 2019, Gina S. Noer merilis Keluarga Cemara. Dia bertindak sebagai produser dan penulis naskah. Bersama sutradara Yandy Laurens, Gina meraih penghargaan Skenario Adaptasi Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2019 serta Skenario Adaptasi Terpilih di Piala Maya ke-7 pada Januari 2019.
2. Juli 2019, Gina menjadi sutradara dan penulis naskah Dua Garis Biru. Ini merupakan debut penyutradaraan Gina. Dia diganjar dengan penghargaan Skenario Asli Terbaik di FFI 2019 serta Skenario Asli Terpilih dan Penyutradaraan Berbakat Film Panjang Karya Perdana Terpilih di Piala Maya ke-8 pada Februari lalu.
3. Gina juga menulis naskah sejumlah film. Antara lain, Perempuan Berkalung Sorban (2009), Queen Bee (2009), Hari untuk Amanda (2010), serta Habibie & Ainun (2012). Gina memenangi penghargaan Skenario Terbaik dalam FFI 2013 lewat Habibie & Ainun.
Editor : izak-Indra Zakaria