STAND up comedy, menjadi warna baru komedi yang kian berkembang di masyarakat. Mencerita kisah jenaka di atas panggung, atau kekonyolan lain untuk mengundang gelak tawa, menjadi tantangan sendiri seorang komika. Yakni sebutan untuk para pelaku stand up comedy.
Menariknya, dunia stand up comedy makin digandrungi para generasi milenial. Membuat Bripka Mei Mahatthir Gamayel, seorang komika senior asal Kota Minyak, harus ikut beradaptasi dengan zaman. Pria yang akrab disapa Gamayel itu adalah finalis Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) season 6. Dalam kontes garapan Kompas TV itu, dirinya sukses menyabet gelar juara ketiga.
Menggeluti bidang tersebut sejak 2011 silam, pria 36 tahun itu menuturkan, harus terus beradaptasi dengan tren yang ada. Kata dia, pada masa ini gaya stand up comedy memang didominasi gen milenial.
“Adaptasinya itu harus betul-betul masuk ke dunia mereka. Supaya dapat materi yang fresh, harus mempelajari bagaimana kehidupan dan pergaulan mereka juga, jadi materi bisa terus ter-upgrade,” jelasnya.
Penyesuaian akan budaya anak muda menjadi kunci. Khususnya untuk Balikpapan, sapaan akrab seperti po’ dan wal menjadi andalan komika senior ini.
Walau begitu, tentu rentang usia yang kerap menjadi kendala, tak dapat ditampiknya. Mengubah karakter orang dewasa yang identik dengan bijaksana, menjadi lebih santai ketika berada di tengah pergaulan para anak muda. Diakuinya hal itu cukup sulit, tapi harus tetap dilakukan.
Salah satunya, dalam teknik penyampaian materi ketika manggung. Gamayel biasanya menyampaikan materi dengan gaya story telling. Sementara saat ini, para komika muda lebih sering memamerkan jokes yang absurd. Karena itu, sesekali ia menggunakan materi absurd, dengan ciri khasnya sendiri. “Tentu harus pakai punch line yang seperti itu (absurd) juga, supaya tidak tergerus zaman,” tambahnya.
Berbicara perkembangannya di Kota Minyak, menurut Gamayel, peminat dunia ini terus meningkat. Dalam satu komunitas yang tergabung dalam stand up comedy Balikpapan, ada sekitar 30 orang.
Ia juga menyebut, stand up comedy ialah salah satu komunitas entertain yang paling aktif. Walau di masa pandemi, beberapa agenda terpaksa harus ditunda.
Ke depannya, Gamayel ingin stand up comedy menjadi salah satu pilihan destinasi hiburan bagi masyarakat. Kalau biasanya orang cenderung memilih menonton film untuk menghilangkan rasa jenuh, nantinya stand up comedy bisa menjadi pertimbangan baru.
“Saya berharapnya seperti itu. Jadi misalnya pas lagi bete, terus pengen yang seru-seru, yang komedi, ayo tonton stand up comedy,” tutupnya. (*/okt/dra/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria