Tantangan Memilih Pengisi Acara Java Jazz 2023

izak-Indra Zakaria • Dipublikasikan Kamis, 9 Maret 2023 | 12:00 WIB
JUMPA FANS: Dewi Gontha di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, kemarin (8/3).
JUMPA FANS: Dewi Gontha di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, kemarin (8/3).

Event musik jazz tertua di Indonesia, Java Jazz Festival, kembali dihelat. Let Music Lead Your Memories menjadi tema besar yang diusung penyelenggara dalam acara tahun ini. Rencananya, Java Jazz 2023 berlangsung selama tiga hari pada 2–4 Juni di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Direktur Utama PT Java Festival Production Dewi Gontha menyatakan, tantangan yang dihadapi pihaknya kali ini adalah menentukan pengisi panggung. Dari evaluasi event tahun lalu, ada sejumlah kalangan yang rupanya tak bisa menikmati Java Jazz karena bintang tamu yang dihadirkan.

Atas dasar itu, Dewi harus melakukan upaya ekstra untuk mengakomodasi keinginan para penikmat musik dari lintas generasi. ’’Dari hasil riset tahun lalu, beberapa penonton yang rutin datang bilang kalau penampilnya muda banget. Jadi, yang berumur nggak bisa nonton apa-apa,’’ kata Dewi saat konferensi pers di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, kemarin (8/3).

Pihaknya berjanji menyuguhkan penampilan spesial dari kolaborasi para musisi yang tak akan bisa disaksikan penikmat musik di festival-festival lain. Sayang, Dewi belum mau membocorkan musisi yang dimaksud. ’’Pokoknya kolaborasi penyanyi dari genre nonjazz dan akan tampil secara jazz. Ada banyak penampilan eksklusif di sini. Tunggu dan bersiap aja sama surprise-nya,’’ tuturnya.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Java Jazz Festival 2023 bakal dimeriahkan puluhan musisi jazz dan nonjazz lokal hingga internasional. Sejumlah nama yang dipastikan terlibat adalah Titi D.J., Nonaria, Oslo Ibrahim, Paul Partohap, The Chicago Experience, Cory Wong, dan Stacey Ryan. (shf/c18/ayi)

Editor : izak-Indra Zakaria