Anugerah Doktor dari Harvard untuk Tom Hanks

izak-Indra Zakaria • Dipublikasikan Sabtu, 27 Mei 2023 | 11:19 WIB
Tom Hank
Tom Hank

MASSACHUSETTS – Tom Hanks hadir di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Harvard dalam upacara kelulusan yang digelar Kamis (25/5) lalu waktu setempat. Aktor Forrest Gump (1994) itu dianugerahi gelar doktor kehormatan seni dari kampus Ivy League tersebut. Sebelum naik ke panggung, Hanks dihadiahi bola voli Harvard sebagai penghormatan atas perannya di film Cast Away (2000).

’’Ini tidak adil, tapi tolong jangan sakit hati dengan fakta ini. Bahwa tanpa melakukan sedikit pun pekerjaan, tanpa menghabiskan waktu di kelas, tanpa sekali pun masuk ke perpustakaan atau segala yang berhubungan dengan kelulusan, Harvard, fakultasnya, atau alumninya yang terkenal, aku mencari nafkah dengan memerankan seseorang yang melakukannya,’’ canda Hanks, menyinggung perannya sebagai Robert Langdon, profesor ikonologi dan simbologi agama Universitas Harvard, dalam film The Da Vinci Code (2006), Angels & Demons (2009), dan Inferno (2016).

Hanks lantas memberi petuah dengan menyinggung pahlawan super. Dia menyebut pahlawan super tidak nyata dan tak akan bekerja keras untuk menyelamatkan planet kita. Sebaliknya, hal itu bergantung pada para mahasiswa yang lulus tersebut. ’’Kami, di sini, di tribun melihat kalian semua dengan topi dan gaun dan kami berharap, ah, akhirnya, bantuan sedang dalam perjalanan. Di suatu tempat matrikulasi hari ini adalah pria besi, wanita baja, manusia super, tepat pada waktunya,’’ katanya.

Dia mengakui, setiap orang punya kekuatan dan kemampuan khusus yang jauh di luar jangkauan manusia lain. Hal itu membuat setiap orang memiliki kualifikasi unik untuk menyelamatkan dunia. Tidak peduli jenis kelamin, ras, warna kulit, keyakinan, dan siapa yang dicintai.

’’Bagaimana menegakkan keadilan, memastikan ketenangan rumah tangga, menyediakan pertahanan bersama, mempromosikan kesejahteraan umum, dan mengamankan berkah kebebasan itu untuk diri kita sendiri dan keturunan kita,’’ ucapnya. Menurut dia, semua orang berhak atas kebebasan. ’’Semoga kebaikan dan belas kasihan mengikutimu sepanjang hari,’’ tandasnya, merujuk pada sebuah ayat Alkitab. (and/c18/ayi)

Editor : izak-Indra Zakaria