JAKARTA – Arsy Widianto dan Ziva Magnolya mengajak penikmat musik tanah air menggalau dengan lagu baru berjudul Hujan yang resmi dirilis (8/12). Single tersebut memiliki makna spesial bagi keduanya serta musisi Yovie Widianto yang bertindak sebagai komposer.
Hujan tercipta oleh mereka saat Yovie menggelar konser Billion Songs Concert di Plenary Hall JCC Senayan, Jakarta, pada 3 Mei lalu. Kala itu, Yovie, Arsy, dan Ziva mendapat tantangan untuk membuat lagu dari tiga kunci nada dan empat kata dari penonton. Yaitu, hujan, pedih, haus, dan tidur.
Ajaibnya, mereka hanya butuh waktu lima menit untuk menciptakan bagian reff. Potongan lagu yang diciptakan secara spontan tersebut lantas mendapat sambutan baik dari publik. Bahkan, tidak sedikit yang menagih agar lagu itu dibuat secara utuh.
’’Waktu itu sebetulnya ada dua versi, di panggung dengan Ziva, di belakang dengan Arsy. Jadi, ketika Ziva tampil, Arsy juga merekam dengan cara yang berbeda,” ungkap Yovie saat konferensi pers di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.
Namun, Yovie merampungkan aransemen lagu Hujan secara keseluruhan berdasar yang telah dinyanyikan Ziva. Personel Kahitna itu tentu punya alasan tersendiri memilih putranya dan Ziva untuk menyanyikan lagu ciptaannya. Bagi Yovie, keduanya memiliki kemampuan yang tinggi di bidang musik.
Dalam arti, tidak sekadar bernyanyi. Namun, juga merangkai kata-kata hingga menjadi sebuah lagu yang apik di waktu yang spontan. ’’Saya senang musikalitas mereka tinggi sehingga bisa menciptakan karya yang punya warna. Ziva pun punya kemampuan yang luar biasa,” papar Yovie.
Lagu Hujan masuk dalam salah satu track album Puisi milik Arsy. Album tersebut dibuat sebagai saksi perjalanan hidupnya selama beberapa tahun terakhir yang penuh dengan liku-liku. Dia pun merasa senang karyanya itu direspons hangat oleh masyarakat, bahkan sebelum resmi dirilis.
Arsy mengungkapkan bahwa mereka juga tidak pernah merencanakan lagu tersebut dirilis menjelang akhir tahun. Tepatnya di musim hujan seperti judul lagunya. Namun, kondisi itu mengalir sampai akhirnya semesta yang menentukan Hujan diluncurkan bulan ini.
’’Sebenarnya kami nggak menerapkan dari jauh hari. Cuma balik lagi ke jadwal aku dan Ziva, kebetulan mungkin waktunya semesta (yang menyatukan). Jadi (dirilis, Red) Desember,” ujar Arsy.
Kemampuan Ziva yang dipuji Yovie terbukti saat dia berhasil membawakan Hujan dengan baik. Juara III Indonesian Idol musim ke-10 itu berhasil menjiwai meski mengaku tidak memiliki keterkaitan dengan alur cerita lagu yang bertutur tentang kesedihan pasca perpisahan. ’’Kalau relate nggak sih, cuma aku memang gagal move on sama lagu ini. Aku cinta banget,” tutur Ziva. (shf/c7/ayi)
Editor : izak-Indra Zakaria