Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Setelah Vakum Enam Tahun, Open Mic Stand Up Comedy Kembali Hidup di Tenggarong

Elmo Satria Nugraha • Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:15 WIB
Open mic stand up comedy perdana Tenggarong usai vakum sejak Covid-19 (Elmo/Prokal.co)
Open mic stand up comedy perdana Tenggarong usai vakum sejak Covid-19 (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Gelak tawa kembali terdengar dari panggung stand up comedy di Tenggarong. Setelah vakum sejak pandemi Covid-19 pada 2020, komunitas Stand Up Indo Tenggarong akhirnya kembali menggelar open mic dan membuka ruang bagi para komika maupun masyarakat umum untuk unjuk keberanian di atas panggung.

Kegiatan yang berlangsung di Haha Reborn Cafe, Jumat (5/6/2026) malam itu menjadi open mic pertama setelah enam tahun vakum. Sekitar enam komika lokal Tenggarong, komika pemula, hingga komika dari Samarinda turut meramaikan suasana. Bukan sekadar ajang melucu, kegiatan tersebut menjadi penanda hidupnya kembali komunitas stand up comedy yang sempat kehilangan ruang berkumpul sejak pandemi melanda.

Anggota Stand Up Indo Tenggarong, Setiawan Nando, mengatakan komunitas tersebut sebenarnya telah aktif sejak 2014. Namun pandemi Covid-19 membuat berbagai aktivitas komunitas terhenti, termasuk kegiatan open mic yang rutin digelar saat itu. “Alhamdulillah, kami sempat hiatus sejak 2020. Padahal komunitas ini mulai berjalan sejak 2014,” ujarnya.

Menurut Nando, kesulitan mencari tempat berkegiatan dan kesibukan masing-masing anggota membuat komunitas sempat kehilangan momentum. Namun dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah anggota mulai kembali menetap dan beraktivitas di Tenggarong sehingga komunikasi dan konsolidasi komunitas kembali terbangun.

“Teman-teman mulai berkumpul lagi dan berdiskusi untuk menghidupkan kembali stand up comedy di Tenggarong. Alhamdulillah sekarang ada fasilitas di Haha Reborn Cafe, jadi kami bisa mulai lagi,” katanya. Mengusung tema “Coba Aja Dulu”, open mic tersebut sengaja dirancang sebagai ruang latihan yang santai dan inklusif. Siapa pun diperbolehkan naik ke atas panggung, baik yang sudah berpengalaman maupun yang baru pertama kali mencoba berbicara di depan publik.

Bagi para komika, open mic merupakan laboratorium tempat menguji materi. Sementara bagi masyarakat umum, panggung tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan keresahan, pengalaman, atau cerita sehari-hari yang dikemas dengan sudut pandang komedi. “Mau lucu atau tidak lucu, keluarkan saja apa yang ingin disampaikan. Yang penting berani mencoba dulu,” ucap Nando.

Ia menegaskan kegiatan tersebut terbuka untuk semua kalangan tanpa memandang usia maupun latar belakang. Selama materi yang disampaikan tetap dalam koridor yang baik, siapa saja dipersilakan mengambil mikrofon dan berbagi cerita.

Kebangkitan open mic ini juga menjadi kabar baik bagi para pencinta stand up comedy di Tenggarong. Selama ini, banyak orang menganggap ruang belajar stand up comedy hanya tersedia di kota-kota besar seperti Samarinda. Padahal, Tenggarong juga memiliki komunitas yang siap menjadi tempat belajar bagi para pemula.

Tak berhenti pada satu kegiatan, Stand Up Indo Tenggarong menargetkan open mic digelar secara rutin setiap Jumat malam di Haha Reborn Cafe. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi wadah yang konsisten bagi komika lokal untuk mengasah kemampuan sekaligus menarik minat generasi muda terhadap dunia stand up comedy.

“Bagi teman-teman yang ingin mencoba stand up comedy, tidak perlu ragu karena di Tenggarong juga ada ruang untuk belajar dan berlatih, tidak hanya di Samarinda,” ujarnya.

Lebih dari sekadar memancing tawa, stand up comedy juga dinilai mampu menjadi sarana pengembangan diri. Kemampuan berbicara di depan umum, menyusun gagasan, hingga menyampaikan pesan dengan percaya diri menjadi manfaat yang bisa diperoleh dari proses latihan di panggung open mic.

Dengan kembali aktifnya kegiatan tersebut, panggung komedi yang sempat redup selama enam tahun kini perlahan menyala lagi. Dan seperti tema yang mereka usung malam itu, siapa tahu langkah pertama menuju panggung besar memang cukup dimulai dengan satu keberanian sederhana: coba aja dulu. (moe)

Editor : Indra Zakaria
#stand up