Pemerintah pusat terus mengkaji realisasi trayek jalan darat dari Samarinda menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
SAMARINDA–Hal itu dilakukan, mengingat sejumlah agenda nasional menanti, salah satunya upacara 17 Agustus di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kalimantan Timur Muiz Thohir mengatakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah merencanakan feeder kota-kota mitra menuju IKN, di antaranya Samarinda dan Balikpapan. "Tahun lalu sudah dimulai trayek Balikpapan menuju IKN. Beberapa waktu lalu juga tim Direktorat Angkutan Kemenhub sudah melakukan survei rute di Samarinda," ujarnya beberapa waktu lalu.
Salah satu titik yang disurvei adalah Terminal Samarinda Seberang. Muiz menyebut, konsep awal trayek itu menghubungkan simpul-simpul transportasi, seperti terminal, pelabuhan, dan bandara. "Nanti tergantung kajian efektivitasnya," imbuhnya.
Dia mencontohkan trayek bus di Balikpapan yang dimulai Pelabuhan Semayang, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Terminal Batu Ampar, menuju KIPP IKN. “Trayek itu sudah berjalan sejak 2023,” jelasnya.
Dia menjelaskan, realisasi rute Samarinda menuju IKN tergantung hasil kajian tim dari pusat. BPTD berperan sebagai pelaksana, meliputi kesiapan trayek dan lain-lain. "Termasuk jika itu disubsidi, tentu perlu dipikirkan anggarannya. Sedangkan untuk PO yang berminat, biasanya ada mekanisme tender," jelasnya.
Dia berharap trayek jalan darat dari Samarinda menuju IKN bisa terealisasi tahun ini, mengingat agenda nasional seperti penyambutan upacara 17 Agustus yang direncanakan presiden digelar di IKN. “Ya kami siap mendukung,” pungkasnya. (dra/k16)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46
Editor : Indra Zakaria