PROKAL.CO, SEPAKU-Objek wisata Gua Tapak Raja di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), yang terletak di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, kini semakin ramai dengan kehadiran dua ekor kuda yang didatangkan dari Demak, Jawa Tengah.
Sejak pertengahan Maret 2025, dua ekor kuda tersebut telah menjadi daya tarik baru bagi pengunjung yang datang ke objek wisata ini. Satu ekor kuda digunakan untuk menarik delman, sementara yang lainnya digunakan sebagai kuda tunggang.
Bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi berkuda, pengelola menyediakan jalur khusus dengan tarif Rp 50 ribu per orang.
Sementara itu, untuk menikmati naik delman bersama keluarga, tarif yang dikenakan adalah Rp 70 ribu per delman, yang dapat dinaiki oleh satu hingga empat orang.
“Kehadiran kuda-kuda ini diharapkan dapat semakin meningkatkan daya tarik objek wisata Gua Tapak Raja dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung yang datang ke kawasan IKN Nusantara,” kata Kasiyono.
Beberapa pengunjung ke objek ini, Minggu (6/4) menyatakan bergembira, karena selama ini saat mereka berkunjung hanya menikmati keindahan stalaktit dan stalakmit yang unik, namun sekarang ini dilengkapi dengan dua kuda.
“Seumur-umur baru kali ini saya bisa menikmati menunggang kuda. Awalnya, khawatir, tetapi karena dituntun oleh kusir berpengalaman, naik kuda jadi terasa sensasi tersendiri,” kata seorang wisatawan yang berkesempatan menunggang kuda yang disediakan pengelola objek wisata Gua Tapak Raja.
Objek wisata ini adalah destinasi wisata alam yang menawarkan keindahan gua stalaktit dan stalakmit yang eksotis.
Selain keindahan gua, objek wisata ini juga menawarkan pengalaman berkuda dan naik delman, yang menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung.
Gua ini juga memiliki nilai sejarah, diyakini sebagai tempat pertapaan pada zaman kerajaan dahulu. (far)
ARI ARIEF
ari.arief@kaltimpost.co.id
Editor : Faroq Zamzami