Perusahaan Tiongkok Gelar Groundbreaking Apartemen Rp1,27 Triliun di KIPP IKN

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 10:30 WIB
Presiden Direktur PT Starbright International Investment, Lu Keming, bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Rabu (15/7). (ANTARA)
Presiden Direktur PT Starbright International Investment, Lu Keming, bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Rabu (15/7). (ANTARA)

 
BALIKPAPAN – Komitmen investasi asing di Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki babak baru. PT Starbright International Investment, perusahaan yang berafiliasi dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd asal Tiongkok, resmi memulai pembangunan kawasan hunian apartemen terintegrasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dengan total nilai investasi mencapai Rp1,27 triliun.

Proyek yang berlokasi di Wilayah Perencanaan 1B KIPP ini dirancang tak sekadar sebagai hunian, melainkan kawasan terpadu yang dilengkapi fasilitas restoran, ritel, pusat kebugaran, hingga area komersial.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyambut positif langkah mulainya pembangunan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran hunian dari investor swasta asing sangat penting untuk mempercepat terbentuknya ekosistem perkotaan dan pusat perekonomian baru.

“Ini investor asing pertama yang membangun hunian di KIPP. Kami berharap proyek ini memicu masuknya investasi lain,” kata Basuki. Basuki menambahkan bahwa infrastruktur hunian ini disiapkan untuk menopang denyut aktivitas di ibu kota baru.

“Kami ingin kawasan ini segera hidup. Kehadiran hunian akan mendukung operasional pemerintahan dan kegiatan ekonomi,” ujar Basuki menegaskan. Di sisi lain, Presiden Direktur PT Starbright International Investment, Lu Keming, membeberkan bahwa pembangunan tahap awal difokuskan pada dua menara apartemen. Sementara dua menara berikutnya ditargetkan mulai digarap pada 2028 mendatang.

“Totalnya empat menara dengan sekitar 680 unit. Kami melihat prospek besar di IKN,” tutur Lu Keming. Unit apartemen ini nantinya akan ditawarkan dalam tipe satu hingga tiga kamar dengan kisaran harga mulai dari Rp600 juta hingga Rp1,2 miliar. Lu Keming juga berkomitmen untuk terus mempromosikan potensi besar Nusantara kepada para pelaku usaha di negara asalnya.

“Kami ingin lebih banyak investor Tiongkok masuk ke IKN. Kota ini punya potensi menjadi salah satu yang terindah di dunia,” ungkapnya optimistis.

Pengerjaan konstruksi sendiri mulai berjalan usai proses pembersihan lahan (land clearing) tuntas pada awal Juli. Dari lokasi hunian megah ini, para penghuni kelak akan disuguhkan pemandangan perbukitan hijau, megahnya Istana Garuda, serta kompleks kawasan yudikatif IKN. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
IKN IKN NUSANTARA