Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Optimisme dari Washington: Trump Ramal Kesepakatan Damai dengan Iran Tercapai Pekan Depan

Redaksi Prokal • Selasa, 2 Juni 2026 | 12:15 WIB
Donald Trump
Donald Trump

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan besar untuk mengakhiri konflik dengan Iran kemungkinan besar akan tercapai dalam waktu dekat. Saat berbicara mengenai prospek diplomasi dengan Teheran, Trump mengisyaratkan bahwa momentum bersejarah tersebut bisa terjadi dalam hitungan hari. Menurutnya, potensi kesepakatan damai yang sedang diupayakan saat ini memiliki nilai yang sangat besar, bahkan dinilai jauh lebih baik daripada sebuah kemenangan militer di medan perang.

Meski optimistis, Trump tidak menampik bahwa merajut jalur damai dengan Teheran merupakan sebuah tantangan yang luar biasa berat bagi diplomasinya. Ia mengakui bahwa Iran adalah sebuah negara yang sangat besar dengan sejarah permusuhan yang begitu mendalam terhadap Amerika Serikat. Kompleksitas hubungan kedua negara inilah yang membuat proses negosiasi berjalan sangat alot. Tak lama sebelum pernyataan ini keluar, Trump juga sempat menggelar pengarahan intelijen khusus di Washington untuk meninjau situasi terkini sebelum mengambil keputusan final, meskipun sejumlah media lokal melaporkan bahwa kesepakatan akhir sebenarnya belum sepenuhnya mengikat.

Guna memastikan posisi Amerika Serikat tetap kuat, Trump dilaporkan telah mengajukan persyaratan yang jauh lebih ketat dalam proposal baru yang dikirimkan kepada Teheran. Langkah berani ini diambil sebagai prasyarat utama untuk benar-benar menyudahi konflik berkepanjangan di antara kedua negara. Di sisi lain, sinyal komunikasi yang intens juga dibenarkan oleh pihak musuh. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi bahwa pertukaran pesan dan pembahasan rahasia antara Washington dan Teheran masih terus berlangsung secara aktif.

Kendati demikian, pihak Iran cenderung bersikap lebih berhati-hati dan enggan terburu-buru mengambil kesimpulan. Araghchi menegaskan melalui saluran Telegramnya bahwa sebelum ada hasil hitam di atas putih yang benar-benar jelas, semua pernyataan yang beredar di publik saat ini hanyalah spekulasi yang tidak seharusnya ditanggapi terlalu serius. Kini, dunia tengah tertuju pada dinamika diplomasi tingkat tinggi ini, menanti apakah prediksi Trump akan menjadi kenyataan atau justru berakhir buntu.(*)

Editor : Indra Zakaria
#donald trump #iran