PROKAL.CO- Drama penilaian LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat yang sempat memanas kini berbuah manis bagi tim SMAN 1 (Smansa) Pontianak. Setelah video keberanian mereka mempertanyakan keputusan juri viral dan memicu simpati nasional, para siswa beserta kepala sekolah dan guru pendamping resmi bertolak ke Jakarta pada Selasa (12/5) memenuhi undangan khusus dari tim Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Momen keberangkatan ini terasa kian istimewa karena sebagian anggota tim dikabarkan berada dalam satu penerbangan dengan istri Wapres, Selvi Ananda. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie, membenarkan kabar tersebut. “Anak-anak SMAN 1 Pontianak hari ini berangkat ke Jakarta bersama tim dari Wapres,” ujar Faisal saat memberikan keterangan kepada media.
Baca Juga: Drama LCC 4 Pilar Kalbar: Ketika Jawaban Sama Berujung Skor Beda, Netizen "Rujak" Akun MPR RI
Faisal menjelaskan bahwa perjalanan ini merupakan bentuk apresiasi atas kualitas mental para siswa yang tetap tenang meski berada dalam situasi kontroversial. Terkait duduk perkara penilaian, ia mengungkapkan adanya kendala teknis yang cukup krusial di lokasi lomba. “Di siaran langsung dan pendengaran penonton, jawabannya cukup jelas. Namun speaker yang mengarah ke juri disebut mengalami kendala,” jelas Faisal mengenai dugaan mengapa juri tidak mendengar poin krusial dalam jawaban peserta.
Di tengah gelombang dukungan publik, sosok Josepha Alexandra Roxa Potifera menjadi sorotan karena keberaniannya berargumen dengan elegan di depan dewan juri. Keteguhan mentalnya tersebut menarik perhatian Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda. Melalui sebuah panggilan video, Rifqinizamy yang juga alumni Smansa Pontianak memberikan apresiasi yang luar biasa. “Sebagai bentuk apresiasi, saya juga menawarkan kepada Josepha beasiswa S1 ke Tiongkok dan mendapatkan ikatan kerja setelah selesai kuliah di sana,” tegasnya.
Kini, apa yang bermula dari kekecewaan di atas panggung cerdas cermat telah bertransformasi menjadi kebanggaan. Perjalanan menuju Jakarta ini menjadi babak baru bagi tim Smansa Pontianak untuk membuktikan bahwa kejujuran dan keberanian dalam mempertahankan kebenaran akan selalu menemukan jalannya sendiri menuju apresiasi yang lebih tinggi. (*)
Editor : Indra Zakaria