Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Begini Nasib Buaya yang Suka Makan Bebek Ditangkap Warga Itu....

izak-Indra Zakaria • Rabu, 23 Februari 2022 | 13:05 WIB
Buaya yang ditapkap warga di Tanjung Satai. (Istimewa)
Buaya yang ditapkap warga di Tanjung Satai. (Istimewa)

Menindaklanjuti seekor buaya, di Dusun Kepuyu RT 10, Desa Tanjung Satai, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Senin (21/2) kemarin, Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Ketapang, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat (Kalbar) akan melakukan pelepasliaran.

Mengenai hal tersebut diungkapkan PLT (Pelaksana Tugas) Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Ketapang, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat (Kalbar), Bharata Sibarani kepada Pontianak Post, Selasa (22/2).

Dijelaskan dia, mengenai hal ini sebelumnya pihaknya melakukan komunikasi melalui sambungan telepon kepada masyarakat setempat, agar dapat dilakukan pengamanan terhadap satwa tersebut.

“Setelah menerima laporan Tim Skw 1 Ketapang, BKSDA Kalbar melakukan kontak via telepon ke masyarakat agar satwa buya tersebut diamankan sementara sambil menunggu petugas datang,” sambungnya Bharata Sibarani.

Dilanjutkannya, saat ini dari SKW 1 Ketapang, BKSDA Kalbar telah menuju ke lokasi dimana kabar sebelumnya, buaya tersebut telah diikat oleh warga, selanjutnya akan dilakukan pelepasliaran.

“Kemudian hari ini (Selasa 22-2-2022.red) Tim SKW 1 Ketapang BKSDA Kalbar meluncur ke TKP, untuk melakukan pelepasliaran, edukasi dan memasang plang imbauan peringatan,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan,  Sejumlah warga digegerkan penemuan seekor buaya, di Dusun Kepuyu RT 10, Desa Tanjung Satai, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, Senin (21/2).  Mengetahui adanya buaya tersebut, sejumlah warga lantas beramai-ramai melakukan penangkapan. Sebab dinilai sering kali memakan hewan peliharaan warga setempat.

Setelah ditangkap buaya tersebut diikat dengan menggunakan tali kemudian diikat di pohon kelapa. Dikatakan Camat Pulau Maya, Jakfar, mengatakan buaya tersebut ditangkap sejumlah warga. Sebab, lanjut dia buaya tersebut  dinilai seringkali memakan bebek peliharaan warga setempat. 

Namun , dalam hal ini, dirinya selaku Camat di Pulau Maya, mengingatkan kepada warga agar selalu waspada terhadap hewan dinilai ganas tersebut. Terlebih, lanjut dia bagi, warga yang sering mandi atau anak-anak  bermain di sungai.

“Kepada orangtua anak-anaknya jangan tertidur, jangan main atau mandi di sungai kita tidak tahu mungkin masih buaya-buaya lainya,” imbuhnya. Sementara, mengenai hal ini berdasarkan informasi dihimpun Pontianak Post, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat (SKW I) Ketapang akan turun ke lapangan guna menindaklanjuti penemuan buaya yang ditangkap warga, di Desa Tanjung Satai, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara.

(dan)

Editor : izak-Indra Zakaria