Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dugaan Pembunuhan oleh Ibu Tiri di Pontianak, Dokter Beberkan Hasil Autopsi, Nizam Tewas Akibat Trauma Tumpul di Kepala

Miftahul Khair • Kamis, 29 Agustus 2024 | 06:58 WIB
TERSANGKA: IF pelaku pembunuhan Ahmad Nizam Alfahri tampak lesu dan tak berdaya ketika dihadirkan saat konferensi pers yang digelar Polda Kalimantan Barat, Selasa (27/8).(ADONG EKO/PONTIANAKPOST)
TERSANGKA: IF pelaku pembunuhan Ahmad Nizam Alfahri tampak lesu dan tak berdaya ketika dihadirkan saat konferensi pers yang digelar Polda Kalimantan Barat, Selasa (27/8).(ADONG EKO/PONTIANAKPOST)

 

 Tim Dokter Forensik Rumah Sakit Anton Soejarwo telah selesai melakukan autopsi terhadap jenazah Ahmad Nizam Alfahri, bocah berusaha enam tahun yang dibunuh oleh ibu tirinya, IF. Dari autopsi itu, terungkap penyebab kematian Nizam adalah trauma tumpul di kepala. 

Ketua Tim Dokter Forensik Rumah Sakit Anton Soejarwo, Natalia mengatakan, trauma tumpul pada bagian kepala itu menyebabkan retaknya tulang ubun-ubun kiri sehingga terjadi pendarahan dan pembengkakan pada otak. Akibatnya, terjadi peningkatan tekanan darah dalam rongga otak kepala yang menekan pusat pernafasan di batang otak dan menyebabkan gagal napas. 

"Jadi penyebab utama kematian korban adalah trauma tumpul di kepala," kata Natalia, ketika memberikan keterangan hasil autopsi di Polda Kalbar, Selasa (27/8). Saat ditanya mengenai luka apa saja yang ditemukan tim dokter forensik di jenazah korban, Natalia mengatakan pihaknya belum dapat memberikan keterangan secara lengkap.

Pasalnya, hasil visum korban masih mentah sehingga dirinya baru dapat menyampaikan kesimpulan tentang penyebab kematian korban. "Untuk hasil keseluruhan autopsi belum dapat kami sampaikan karena masih harus melewati beberapa proses," pungkasnya. Sebelumnya diberitakan, korban didapati meninggal dan dibungkus di dalam karung. Tersangkanya tak lain adalah ibu tiri korban. (adg)

 

 
Editor : Indra Zakaria