Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Cuma Satu di Kalimantan...! Anisya Farida, Wasit Tinju Wanita Kalsel Bersertifikat AIBA

miminradar-Radar Banjarmasin • Jumat, 5 April 2019 - 13:37 WIB

Kalsel boleh bangga karena memiliki seorang srikandi yang merupakan wasit tinju nasional. Tak tanggung-tanggung, sertifikasi wasit tinju dari badan tinju dunia sudah dikantonginya.

Dia adalah Anisya Farida, ibu satu anak yang sudah menggeluti bidang perwasitan olahraga adu jotos ini sejak bangku kuliah.

Ditulis: Fauzan Ridhani, Banjarmasin

Penampilan sehari-hari wanita yang akrab disapa Nisya ini tak berbeda dengan wanita lainnya. Selalu feminin dan menjaga penampilan dengan mengatur riasan di wajah. Tak sedikit orang yang terkejut ketika mengetahui dirinya adalah seorang pengadil di atas ring.

“Banyak yang tak percaya, lantas bertanya-tanya apa benar saya wasit tinju. Lantas, saya tujukkan foto di ponsel, ekspresi mereka macam-macam,” ungkap Anisya di sela-sela tugasnya menjadi wasit pertandingan tinju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalsel di Wisma Antasari Banjarmasin, kemarin (4/4).

Ditambahkan Anisya, dirinya mengenal olahraga tinju sejak duduk di bangku perkuliahan. Yakni, di Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (JPOK) Universitas Lambung Mangkurat atau Unlam yang kini bertransformasi menjadi ULM.

“Kebetulan ada mata kuliah tinju. Dengan badan yang langsing, rasanya tak mungkin saya praktik olahraga tinju. Lantas, saya diminta dosen jadi wasit saja. Ternyata bidang inilah yang saya minati dan terapkan hingga sekarang,” kata mahasiswi JPOK Unlam Banjarbaru angkatan 1985 tersebut.

Seiring berjalan waktu, Anisya kerap didaulat menjadi wasit pertandingan tinju amatir. Mulai dari pertandingan tinju antar mahasiswa, hingga pertandingan tinju terbuka. Hal inilah yang kemudian mengantarkannya mendapatkan sertifikat wasit tinju nasional pada tahun 90an.

“Karena sibuk sebagai wanita karir dan sekaligus ibu rumah tangga, saya baru bisa memimpin pertandingan prestisius tingkat nasional di PON Riau 2012 silam. Itulah penampilan perdana saya di ajang olahraga tinju nasional,” sambungnya.

Demi meningkatkan kualitas dan kuantitasnya sebagai wasit tinju nasional, Anisya memberanikan diri mengambil kursus wasit tinju Asia dengan yang diadakan oleh AIBA (Association Internationale de Boxe Amateur), tahun lalu.

“Saya sangat beruntung, karena sertifikasi tersebut diadakan di Lampung. Biasanya, kursus wasit tinju AIBA selalu diadakan di luar negeri. Alhamdulillah, saya bisa lolos dan dapat sertifikasi AIBA,” sebut istri Tambul Triwarsono itu.

Namun, walau sudah mengantongi sertifikat wasit dari AIBA, Anisya tak bisa langsung memimpin pertandingan tinju level Asia.

“Saya harus banyak pengalaman menjadi wasit pertandingan nasional dulu sebelum melangkah ke level Asia. Sementara, usia saya saat ini sudah 55 tahun. Tapi, setidaknya saya punya keinginan untuk tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua sekaligus pensiun,” tandasnya.(oza/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Sport Tinju #Feature Inspirasi