Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jembatan Sungai Gardu I Sudah Hampir Rampung, Jembatan Sungai Lulut Belum Juga Ada Kemajuan

miminradar-Radar Banjarmasin • Minggu, 20 Oktober 2019 - 14:03 WIB

BANJARMASIN – Proyek pembangunan Jembatan Sungai Gardu I Banjarmasin hampir rampung. Diprediksi akhir November nanti jembatan ini sudah bisa dilintasi pengendara. Praktis, kemacetan yang selama ini terjadi di Kompleks Rahayu Banjarmasin akan segera teratasi.

Satu sisi jembatan sendiri sudah dilakukan pengecoran. Tinggal di sisi seberang yakni di kawasan Veteran dan bentang tengah jembatan. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Muhammad Yasin Toyib menerangkan, jembatan ini sangat vital bagi dua warga di kawasan tersebut. Karena itu, Pemprov tak ingin berlama-lama menuntaskan sebelum akhir tahun.

“Dikebut terus. Kami tak ingin musim hujan mengganggu aktivitas yang menghambat pekerjaan. Apalagi kemacetan di sana menyusahkan warga beraktivitas,” tutur Yasin kemarin.

Dibeberkannya, akhir bulan nanti dua sisi lantai dipastikan sudah dicor. Tinggal di pertengahan bulan hingga akhir bulan November dilakukan pengecoran lantai jembatan utama. “Setelah umur 7 hari Insya Allah sudah bisa dilintasi oleh kendaraan ringan,” imbuhnya.

Jembatan Gardu I ini sendiri memiliki bentang hampir 32 meter dengan lebar mencapai 10 meter, termasuk trotoar selebar 1,3 meter. Jika rampung, jembatan ini layak menyandang predikat Tipe A.

Untuk diketahui, di kawasan ini tak hanya Jembatan Sungai Gardu I ini yang dikerjakan. Ada dua jembatan lagi yang ditarget rampung tahun ini. Dua jembatan itu adalah Jembatan Sungai Gardu II dan Jembatan Sungai Lulut.

Jembatan terakhir ini yang membuat pemprov memutar otak. Pasalnya, pembebasan lahan yang berada di kawasan Kabupaten Banjar hingga kini belum juga dibebaskan. Ada enam persil bangunan disana yang harusnya sudah rata dengan tanah.

Enam persil ini posisinya untuk oprit jembatan. Tak ingin terhambat dan tak tuntas tahun ini, pemprov membebaskan dua persil bangunan agar jembatan bisa dikerjakan. “Dibebaskan dulu yang urgent, agar tak tertunda. Tak diambil langah ini bisa tak selesai. Padahal kami minta bebaskan 6 buah rumah,” beber Yasin.

Beda dengan Jembatan Sungai Gardu I yang progresnya cepat. Di jembatan ini tiang pancang pun belum terlihat ada di area proyek. Menurut Yasin, dalam waktu dekat tiang pancang tersebut tengah dalam perjalanan dari pulau Jawa. “Empat hari lagi tiang pancang akan datang. Setelah itu langsung start,” janjinya.

Membangun tiga jembatan di kawasan ini, pemprov menggelontorkan anggaran yang tak sedikit. Kontraknya mencapai Rp19,5 miliar diluar pembebasan lahan yang ditanggung Pemko Banjarmasin dan Pemkab Banjar. (mof/ran/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Jembatan SUngai Lulut