Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Teras Belakang Ponpes Darussalam Ambles, Pembangunan Siringnya Sudah Berhenti Beberapa Bulan

izak-Indra Zakaria • Senin, 5 Juni 2023 - 20:22 WIB
RETAK DAN AMBLES: Longsor di belakang Pondok Pesantren Darussalam Martapura, Ahad (4/6), yang semakin parah. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN
RETAK DAN AMBLES: Longsor di belakang Pondok Pesantren Darussalam Martapura, Ahad (4/6), yang semakin parah. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

 Kondisi teras belakang Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Martapura di Kabupaten Banjar mulai mengkhawatirkan.

Pantauan Radar Banjarmasin, Ahad (4/6), bagian belakang bangunan ponpes sudah retak dan ambles karena tak ada siring yang menahan.

Akibatnya, teras beton itu terpisah sekitar 30 sentimeter dari gedung utama ponpes.
Sekretaris Umum Ponpes Darussalam Martapura, H Muhammad Naufal mengatakan, amblesnya kian parah sejak sebulan terakhir. “Tanah di dekat teras longsor ke sungai karena terus tergerus aliran air Sungai Martapura,” katanya.

Ia berharap, pembangunan siring kembali dilanjutkan karena sudah terhenti sejak beberapa bulan lalu.

“Katanya mau dilanjutkan pada awal Juni ini. Tapi sampai tanggal 4 belum ada kabar,” ujarnya.

Apabila siring tidak segera dibangun, ia khawatir longsoran akan semakin parah dan berdampak pada bangunan utama ponpes terbesar di Kalsel itu.

“Kami berharap kepada pihak terkait untuk secepatnya melanjutkan pekerjaan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pinta Guru Naufal.

Proyek siring atau penguat tebing Sungai Martapura ini dikerjakan Pemprov Kalsel dengan anggaran sekitar Rp21,9 miliar.

Siring yang dibangun rencananya memiliki panjang 171,25 meter dan lebar 6 meter.
Siring ini dibutuhkan karena terus terjadi penurunan bangunan ponpes dan sekitarnya akibat abrasi.

Pada 12 Juni 2022, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor meletakkan batu pertama untuk pengerjaan proyek ini. 

Ditarget rampung pada Desember 2022, entah mengapa proyek ini dihentikan di tengah jalan.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Ahmad Solhan tak merespons pertanyaan yang dikirimkan Radar Banjarmasin via WhatsApp.

Namun, pada pidato sambutan di haul ke-217 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Masjid Tuhfaturroghibin pada 4 April 2023 lalu, gubernur sempat menyinggung proyek ini.
Sahbirin berjanji pemprov akan segera merampungkan proyek siring itu.

“Saya minta sekdaprov dan instansi terkait untuk menyelesaikan pembangunan di sisa masa jabatan saya,” tegasnya. (ris/gr/fud)

 

 

 
 
 
 
Editor : izak-Indra Zakaria