Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kapolda dan Danrem Patroli Bersama, Perayaan Jumat Agung Khidmat dan Aman

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 3 April 2021 - 17:53 WIB
-
-

PALANGKA RAYA-Perayaan Jumat Agung yang merupakan hari besar umat Kristiani berjalan penuh khidmat, aman, dan damai, Jumat (2/4). Aparat gabungan TNI-Polri ekstra ketat mengawal pelaksanaan ibadah jumat agung di setiap gereja yang ada di Bumi Tambun Bungai.

Uskup Palangka Raya Mgr Aloysius Sutisnaatmaka MSF mengatakan, makna perayaan Jumat Agung adalah mensyukuri pengorbanan Yesus yang wafat di kayu salib untuk menebus dosa umat manusia.

"Hari ini (kemarin) merupakan perayaan Jumat Agung untuk memperingati wafat Yesus. Ini dirayakan oleh umat Katolik di seluruh dunia," katanya kepada Kalteng Pos, Jumat (2/4).

Dijelaskan Uskup, wafat Yesus di kayu salib merupakan pengorbanan untuk menebus dosa-dosa manusia, demi menyelamatan orang yang beriman kepada-Nya.

"Kita syukuri pengorbanan diri Yesus sekaligus kita teladani agar kita mau dan berani berkorban bagi orang lain yang menderita dan memerlukan pertolongan kita," tegasnya.

Berkaitan dengan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar beberapa waktu lalu, disampaikannya bahwa umat yang datang beribadah tak perlu khawatir dan takut atas kejadian itu.

"Kita serahkan kepada aparat keamanan setempat, sekaligus kita waspada dan hati-hati agar bisa membantu petugas tidak kecolongan," harap pemimpin umat Katolik di Bumi Tambun Bungai tersebut.

Uskup juga mengajak semua umat agar dengan tenang mengungkapkan iman dalam rangkaian ibadah Tri Hari Suci hingga puncak perayaan Paskah nanti. Tuhan selalu memberkati segala usaha dan niat-niat baik umat-Nya.

Sementara itu, keakraban dan kekompakan ditunjukkan Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo dan Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto bersama unsur forkopimda, dengan melakukan patroli bersama ke sejumlah tempat ibadah umat Kristiani, kemarin (2/4).

 

Hal itu makin memperkuat sinergi antara TNI dan Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga kamtibmas, khususnya dalam bidang keagamaan. Patroli dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang sedang merayakan Perayaan Jumat Agung kemarin.

"Kami ingin memastikan situasi keamanan dan kenyamanan bagi umat Kristiani selama menjalankan ibadah," kata kapolda di sela-sela kunjungannya ke Gereja Yesus Gembala Baik (YGB), Jumat (2/4).

Dalam kunjungan tersebut, kapolda bersama danrem dan unsur forkopimda juga menyerahkan parsel Paskah kepada pewakilan petugas keamanan dan perwakilan umat.

Setelah berbincang singkat dengan umat, kapolda bersama wakapolda, danrem, serta unsur forkopimda melanjutkan patroli menggunakan sepeda motor.

Salah satu umat Paroki YGB, Paskalis mengutarakan rasa terima kasih kepada kapolda, danrem, serta unsur forkopimda yang berkenan melakukan kunjungan ke gereja saat umat Kristiani menjalankan ibadah.

"Dengan kehadiran TNI dan Polri kami selaku umat Kristiani akan merasa aman melaksanakan ibadah,” katanya.

Sejumlah gereja di Kota Palangka Raya mendapat penjagaan ketat pihak kepolisian dan TNI selama kegiatan ibadah Jumat Agung kemarin.

Berdasarkan pemantauan wartawan koran ini di sejumlah gereja di Kota Palangka Raya, seperti di Gereja Protestan HKBP, Gereja Yesus Hidup Sejati (YHS) Palangka Raya di Jalan RTA Milono, serta Gereja GBI Rocks di Jalan Menteng, tampak sejumlah petugas kepolisian bersenjata berjaga-jaga di halaman depan gereja.

Di Gereja YHS Palangka Raya yang melaksanakan tiga sesi ibadah Jumat Agung sejak pagi hari, sejumlah petugas kepolisian siaga berjaga memantau situasi di sekitar lingkungan gereja. Selain itu, di depan pintu masuk gereja juga dipasang metal detector. Petugas kepolisian memeriksa setiap barang bawaan jemaat yang datang beribadah.

Menurut AKP Rikky Operiady, S.Sos, SlK selaku penanggung jawab pengamanan di gereja tersebut, kegiatan pengamanan ibadah dalam rangka perayaan Paskah di Gereja YHS dilakukan oleh personel Polresta Palangka Raya dan di-back up personel dari Direktorat Pam Obvit, Direktorat Shabara, dan Brimob Polda Kalteng.

“Di sini ada 13 personel dari Polresta, 12 personel dari Direktorat Pam Obvit dan Direktorat Shabara, serta 10 personel dari Brimob Polda Kalteng, jadi total ada 35 personel,” kata perwira polisi yang juga menjabat sebagai Kasatlantas Polresta Palangka Raya itu, kemarin.

Rikky menjelaskan, pihaknya melakukan pengawasan dan pengamanan di area luar gereja maupun dalam gereja.

“Pihak gereja membatasi jumlah jemaat yang datang, juga ada penerapan SOP bagi setiap jemaat yang datang beribadah, ada pemeriksaan metal detector untuk barang bawaan jemaat,” terang Rikky.

“Pengamanan di sejumlah gereja dilakukan baik oleh pihak kepolisian dari Polda kalteng maupun Polresta Palangka Raya” tambahnya.

Di tempat yang sama, Pendi yang merupakan pengurus Gereja YHS mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dengan adanya bantuan pengamanan dari pihak Kepolisian selama pelaksanaan ibadah Jumat Agung.

“Puji Tuhan, kami di gereja mendapat pelayanan pengamanan dari pihak kepolisian yang sejak tadi malam datang ke sini, kami harap pengamanan ini bisa berjalan dengan baik,” kata pria yang merupakan petugas pelayanan pastoral di Gereja YHS itu. (nue/sja/ce/ala)

Editor : izak-Indra Zakaria