Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

APBD Kotim 2025 Defisit Puluhan Miliar, Cukupkah untuk Program Pembangunan?

Indra Zakaria • Minggu, 24 November 2024 - 16:45 WIB
ilustrasi APBD
ilustrasi APBD

PROKAL.CO, Rapat paripurna DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025, Kamis (21/11/2024).

Keputusan itu ditandai dengan penandatanganan persetujuan bersama antara DPRD dan Pemkab Kotim. Kondisi keuangan daerah tahun 2025 mendatang menurun dibanding tahun ini.

Hal itu disebabkan sejumlah faktor. Mulai dari berkurangnya bagi hasil dari sektor perkebunan, serta dari pendapatan asli daerah yang tak seperti sebelumnya.

”Dengan disetujui dan dilakukan penandatanganan persetujuan bersama, kami berharap tahapan selanjutnya dapat diproses dengan cepat, sehingga pelaksanaannya bisa dimulai di awal tahun,” ujar Ketua DPRD Kotim Rimbun.

Eksekutif yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Sanggul Lumban Gaol mengatakan, pentingnya kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam merumuskan APBD yang optimal.

”Apa yang kita capai hari ini bukan hal yang mudah. Ini merupakan bukti kesungguhan kita semua dalam menjaga dan mengembangkan kemitraan demi kepentingan masyarakat,” ujar Sanggul.

Dia juga mengapresiasi DPRD Kotim atas kerja keras selama proses pembahasan APBD 2025. Berbagai pandangan, saran, dan masukan yang konstruktif akan selalu diperhatikan untuk kesejahteraan dan kemajuan daerah.

Adapun komposisi APBD 2025, yakni pendapatan sebesar Rp2,228 triliun yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp425,8 miliar dan pendapatan tranfer Rp1,856 triliun.

Kemudian, belanja sebesar Rp2,350 triliun, defisit sebesar 2,98 persen atau Rp68,118 miliar. Penerimaan pembiayaan sebesar 78,118 miliar, pembiayaan sebesar 10 miliar dan pembiayaan netto sebesar 68,118 miliar.

”Setelah disahkan, rancangan APBD 2025 akan disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Tengah untuk dievaluasi. Proses ini diharapkan selesai tepat waktu agar program dan kegiatan pembangunan dapat dilaksanakan sesuai target sejak awal tahun,” katanya.

Dibanding APBD 2024, anggaran tahun depan menurun cukup signifikan. Pada 2024, komposisinya pendapatan sebesar Rp2.428.261.420.400 yang terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp 585.143.313.400, dan pendapatan transfer sebesar Rp 1.843.118.107.000.

Belanja sebesar Rp 2.474.746.721.400 dengan defisit anggaran sebesar Rp46.485.301.000. Perkiraan penerimaan pembiayaan sebesar Rp61.765.301.000. Perkiraan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp15.280.000.000 dan pembiayaan netto sebesar Rp 46.485.301.000. (ang/ign)

Editor : Indra Zakaria
#apbd #dprd #kotim