PENAJAM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai mencuat lagi. Kebakaran lahan terjadi di RT 19, Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Rabu (3/7) sekira pukul 22.00 Wita. Lokasi kebakaran lahan milik warga setempat tak terlalu jauh dari pabrik sawit milik PT Sumber Bunga Sawit Lestari (SBSL).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Koramil Babulu dan pihak kepolisian terpaksa berjibaku memadamkan kobaran api secara manual. Kasubbid Logistik dan Peralatan BPBD Nurlaila mengatakan, mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan tidak bisa menembus lokasi kebakaran. Karena medannya sulit untuk diakses kendaraan roda empat. Sehingga pemadan dilakukan secara manual dengan menggunakan ranting pohon.
“Kami terkendala medan jalan, sehingga mobil pemadam tidak bisa masuk ke lokasi. Sementara di sekitar lokasi kebakaran juga tidak ada sumber air,” kata Nurlaila pada media ini, kemarin (4/7).
Kobaran api berhasil ditanggulangi empat jam kemudian, tepatnya Kamis (4/7) sekira pukul 02.00 Wita. Luasan lahan yang terbakar diperkirakan 4 hektare. Penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak berwajib. “Lahan yang terbakar itu hanya ditumbuhi semak belukar,” tuturnya.
Menjelang musim kemarau, BPBD PPU mengimbau, kepada seluruh masyarakat agar mengantisipasi potnesi terjadinya karhutla. Selain itu, kerja sama warga diperlukan dalam hal pencegahan. Utamanya menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar.
“Kami juga berharap lurah dan kepala desa aktif memberikan sosialisasi kepada warganya agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk kepentingan lading,” pungkasnya. (kad/rus)
Editor : adminbp-Admin Balpos