Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Gimana Upaya Mengatasi Kemacetan di Sungai Dama..??

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 19 Oktober 2019 | 14:12 WIB

SUNGAI DAMA. Kemacetan panjang kerap terjadi di Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Sungai Dama. Hingga kini belum ada jurus jitu untuk mengatasi kemacetan lalu lintas (lalin) dari dan menuju Sambutan tersebut. Kemacetan terparah biasa terjadai di pagi dan sore.

Seperti yang tampak Jumat (18/10), ratusan kendaraan mengantre sejak Jalan P Hidayatullah hingga tanjakan Gunung Manggah. Menanggapi kondisi tersebut, Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Erick Budi Santoso menuturkan, perlu adanya sinergi dari beberapa instansi terkait untuk penanganan masalah macet di Jalan Otista tersebut.

Instansi tersebut adalah Satlantas Polresta Samarinda, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Dinas Pasar, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Satpol PP.

Polantas setiap hari ditempatkan, terutama saat jam biasa terjadi penumpukan kendaraan untuk mengatasi kemacetan tersebut. Namun kepadatan kendaraan tetap terjadi di kawasan itu.

“Kami sudah maksimal dan menempatkan empat anggota sekaligus. Namun saat kemacetan bertambah, kami kembali menambah anggota menjadi 8 orang,” jelas Erick.

Lebih lanjut, untuk mengatasi hal tersebut pihak Satlantas Polresta Samarinda telah mengirim surat kepada wali kota terkait persoalan tersebut.

“Surat kepada wali kota sudah kami layangkan, karena penyelesaiannya ini menyangkut beberapa instansi. Di sana ada pasar, ada simpangan, ada bangunan-bangunan semi permanen yang sudah masuk ke badan jalan, termasuk parkir yang sembarangan. Makanya tidak bisa Satlantas Polresta Samarinda saja,” terangnya.

Erick menambahkan, beberapa instansi tersebut perlu duduk bersama untuk penyelesaian kemacetan yang terjadi.

“Saya juga selalu koordinasi dengan pihak Dishub terkait kemacetan ini, tetapi hingga saat ini belum terealisasi. Mudahan ini bisa segera terlaksana,” imbuhnya.

Saat ditanya soal ideal untuk mengatasi kemacetan tersebut, Erick mengaku hal yang perlu dilakukan adalah dengan merelokasi pasar. Kemudian simpangan tepat di bawah tanjakan Gunung Manggah, yakni mengarah ke Jalan Damai perlu direkayasa.

“Untuk simpangan ini jalurnya arah ke Gunung Manggah saja, tidak ke arah pasar dan untuk rambunya ya dari pihak Dishub nantinya,” tutupnya. (kis/rin)

Editor : izak-Indra Zakaria