Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pantai Manggar Tercemar Lantung, Jangan Berenang Dulu Dah...

izak-Indra Zakaria • Rabu, 20 November 2019 - 16:52 WIB

BALIKPAPAN - Lagi-Lagi destinasi pantai favorit di Kota Balikpapan kembali tercemar. Yakni Pantai Segara Sari Manggar terpapar Minyak Lantung (sisa kotoran minyak). Peristiwa itu terjadi pada Minggu (17/11) sekira subuh lalu.

Hal itu membuat pengunjung merasa tak nyaman untuk berenang di pantai bahkan bermain pesisir. Karena melengket dan membuat badan berminyak. Seperti yang diutarakan oleh seorang pengunjung warga Kelurahan Manggar, Olyvia yang membuat dirinya merasa tak nyaman untuk sekadar berenang.

“Ya adanya minyak larut dan terbawa arus ini membuat kami juga merasa sedikit tak nyaman sekadar mandi-mandian,” kata Olyvia, kepada Balikpapan Pos, (17/11).

Secara terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pantai Segara Sari Manggar, Rusliansyah saat ditemui kemarin (18/11) membenarkan bahwa pengunjung badannya lengket-lengket yang diduga tumpahan minyak itu.

“Ya ada pengunjung kakinya lengket-lengket kena minyak. Karena kalau weekend itu, pengunjung rata-rata ke sini (Pantai Manggar) pukul 09.00 Wita dan 10.00 Wita. Jadi mereka tak tahu. Begitu keluar (dari air laut pantai) kakinya hitam-hitam lengketan ampas minyak,” terang Rusliansyah, didampingi Petugas Kebersihan Pantai Segara Sari Manggar, Alwi.

Diterangkan Rusli mendapatkan informasi itu, dia bersama pihaknya langsung melakukan penyisiran sepanjang pantai yang memiliki panjang sekira tiga kilometer itu. Ia pun segera menghubungi instansi terkait untuk mengambil sampel.

“Saya dengar kabar itu langsung ke sini. Dan menyisir bibir pantai bersama teman-teman di UPTD. Sembari mengabari DLH,” beber Rusli.

“Kalau kejadiannya itu Minggu Subuh. Soalnya begitu pukul 06.00 Wita air laut sudah pasang,” timpal Alwi.

Untuk peristiwa yang terjadi dugaan ampas minyak dan terbawa arus itu, Rusli menuturkan bahwa sebelumnya telah pernah terjadi pada 2015 lalu. Terkait dengan kenyamanan pengunjung, untuk lebih lanjutnya ia bakal membicarakan dengan pihak Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).

“Saya akan membicarakan dulu ke dinas (Disporapar) biar bagaimana mengantisipasi dan bagaimana ke depannya. Jadi dinas yang buat keputusan,” pungkas dia. (wal/rus)

CEK VIDEONYA


Editor : izak-Indra Zakaria