Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kembangkan Tanaman Ulin di Lahan Eks Tambang

izak-Indra Zakaria • Jumat, 2 Juli 2021 - 00:12 WIB
Bangun komitmen bersama menjaga kelestarian hayati endemik, tampak Christianus Benny (tengah) menanam bibit tanaman Ulin bersama manajemen BBE.
Bangun komitmen bersama menjaga kelestarian hayati endemik, tampak Christianus Benny (tengah) menanam bibit tanaman Ulin bersama manajemen BBE.

Prokal.co, Tenggarong - Lahan seluas 4,5 Hektare (Ha) milik PT Bukit Baiduri Energi (BBE) yang berlokasi di kawasan Jalan poros Samarinda - Tenggarong KM 12 Desa Bukit Raya, Tenggarong Seberang, atau disekitar office PT BBE saat ini tengah dikembangkan area konservasi tanaman Ulin.

Digarap sejak tahun 2019 lalu, lahan berstatus area penggunaan lain (APL) yang notabenenya bukan kawasan kehutanan itu, kini sudah ditanami sekitar 1.500 pohon ulin. Selain itu ada pula ratusan pohon jenis Meranti serta tanaman buah-buahan endemik Kalimantan.

Selain itu potensi madu kelulut atau lebah Trigona turut dikembangkan di kawasan tersebut.

“Sudah ada 10 kotak sarang kelulut, 1.500 pohon Ulin dan 500 Meranti,” ucap Resident Manager atau Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BBE Reno Barus.

Ia menuturkan, pengembangan Arboretum konservasi tanaman Ulin Bukit Raya itu merupakan salah satu bentuk kontribusi pihaknya dalam menjaga tanaman Ulin endemik Kalimantan dari kepunahan. “Sekaligus menjadi sarana edukasi, menjaga kelestarian hayati apalagi ini endemik ya ” imbuhnya.

Diketahui, International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) atau Uni internasional untuk konservasi alam, memasukan Ulin dalam Red List Species kategori rawan, dimana jenis ini menghadapi resiko tinggi kepunahan di alam.

Disamping itu, dalam pekerjaan perawatan dan penanaman konservasi, pihak perusahaan juga melibatkan masyarakat sekitar. Bahkan beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur Christianus Benny bersama manajemen BBE juga telah melakukan penanaman pohon Ulin di lahan reklamasi bekas tambang tersebut.

“Kami bersama Kadis ESDM Kaltim melaksanakan penanaman bersama, sekaligus bertepatan dengan hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni, jadi ini bentuk komitmen kita sebagai upaya turut menjaga kelestarian alam,” tutur Reno.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kukar Supriyadi menyambut positif, Dia mengatakan secara khusus tanaman Ulin memang menjadi khasnya Kalimantan apalagi ada pihak yang ingin mengembangkan. Hanya saja, kata Supri, peruntukannya juga harus jelas, “peruntukannya juga harus jelas, dibangun diatas lahan reklamasi, misal dikelola Bumdes atau jadikan Agrowisata misalnya agar kedepannya nanti tetap terjaga,” jelas Politisi PAN tersebut. (ADV/RH)

Editor : izak-Indra Zakaria
#DPRD Kukar