Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ketika Vaksinasi Pakai Door Prize Tiga Motor, Inilah yang Terjadi…

izak-Indra Zakaria • Jumat, 25 Februari 2022 | 11:49 WIB
SERBUAN VAKSIN: Kegiatan Gebyar Vaksinasi seluruh kecamatan di Paser dengan berbagai hadiah door prize untuk warga dibuka Wabup Syarifah Masitah Assegaf.
SERBUAN VAKSIN: Kegiatan Gebyar Vaksinasi seluruh kecamatan di Paser dengan berbagai hadiah door prize untuk warga dibuka Wabup Syarifah Masitah Assegaf.

Sinergisitas TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser ditunjukkan pada pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di seluruh kecamatan se-Kabupaten Paser.

 

GEBYAR vaksinasi ini menyediakan door prize 3 sepeda motor, puluhan sepeda, barang elektronik, emas Antam, dan beberapa hadiah menarik lainnya. Kegiatan dipusatkan di GOR Sadurengas, Tanah Grogot.

Kegiatan dibuka Wakil Bupati (Wabup) Paser Syarifah Masitah Assegaf. Hadir Ketua DPRD Hendra Wahyudi, Dandim 0904/PSR Letkol Inf Ronald Wahyudi, Kapolres AKBP Kade Budiyarta, serta pejabat Pemkab Paser.

Wabup Masitah menyampaikan, Gebyar Vaksinasi dosis 1, 2, dan booster menyasar masyarakat umum, baik lansia maupun anak usia 6-11 tahun. “Kita juga fokuskan dosis 2 dan booster untuk lansia. Kalau untuk dosis 1 hampir 90 persen, sedangkan untuk dosis 2 masih 62 persen. Jadi kita mengejar cakupan vaksinasi,” kata Masitah, Rabu (23/2).

Untuk wilayah Kaltim, Paser telah menempati urutan ketujuh dalam hal cakupan vaksinasi Covid-19 saat ini. Dengan digelarnya Gebyar Vaksinasi di seluruh kecamatan ini, diharapkan dapat mencapai vaksinasi yang lebih maksimal lagi dengan target 100 persen serta mengejar vaksinasi lansia dosis 2 dan booster.

“Karena booster ini masih dua koma lebih persentase capaiannya, makanya itu yang perlu digenjot lagi,” ucapnya.

Masitah mengatakan, jika cakupan vaksinasi nantinya sudah mencapai 100 persen, protokol kesehatan (prokes) tetap diberlakukan karena masih dalam masa pandemi Covid-19. Utamanya pada penggunaan masker, apalagi dengan adanya varian Omicron yang masif dalam penyebarannya.

“Jadi, kita tetap memberlakukan pengetatan prokes, karena varian Omicron ini penyebarannya lima kali lebih cepat dibanding dengan varian lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Paser AKBP Kade Budiyarta menyampaikan, dengan banyaknya door prize yang disediakan, merupakan bentuk sinergisitas TNI, Polri, dan Pemkab Paser dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di Paser.

“Ini menunjukkan sinergisitas kita dalam mendukung percepatan vaksinasi di Paser. Jadi yang kerja ini tidak hanya satu komponen, semua pihak kita harapkan untuk bergabung,” tutur Kade Budiyarta.

Pengadaan door prize bertujuan menarik minat masyarakat agar tidak takut untuk divaksinasi. Door prize yang disediakan itu bukan berarti kurangnya kesadaran dari masyarakat dalam vaksinasi, melainkan membangun minat serta kesadaran diri masyarakat akan pentingnya vaksinasi.

“Kesadaran masyarakat tidak menurun, cuman lebih kepada kita merangsang minat masyarakat untuk ikut vaksinasi. Nyatanya masyarakat kita sudah hampir 90 persen yang sudah divaksin,” ujarnya.

Sedangkan untuk 10 persen lebih masyarakat yang belum divaksin itu, menurut Kapolres, karena ada yang memiliki penyakit comorbid, sehingga tidak memungkinkan dilakukan vaksinasi.

“Jadi jangan salah kaprah. Bukan berarti mereka tidak mau (divaksin, Red), cuman mereka itu memiliki penyakit comorbid. Jadi dengan door prize ini tujuannya untuk memberikan rangsangan dan menambah motivasi masyarakat untuk datang ke gerai vaksin,” tandasnya. (tom/cal/kpg/kri/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria