SENDAWAR–Badak Kalimantan berjenis kelamin betina ditemukan dan diberi nama Badak Pahu. Sampai Selasa (22/3), badak itu masih dipelihara di eks tambang PT Kelian Equatorial Mining (KEM), Kampung Tutung, Kecamatan Linggang Bigung, Kutai Barat (Kubar).
Diharapkan, keberadaan Badak Pahu ini bisa menjadi ikonik Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Hal ini dikatakan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Alue Dohong saat meninjau eks tambang PT KEM, Senin (21/3).
Dengan hadirnya Badak Pahu betina ini, dia berharap, bisa menemukan lagi Badak Pahu jantan di hutan Kalimantan. Supaya bisa mempertahankan kekayaan alam yang dimiliki Kalimantan berupa Badak Kalimantan. Di sisi lain bisa dibudidayakan dan dilestarikan.
Dalam peninjauan ke eks tambang emas PT KEM ini, dia mengungkapkan, reklamasi PT KEM sudah cukup bagus. Di antaranya tailing dam. Bahkan, kawasan PIT (Pelaksana Inspeksi Tambang) yang sudah dilakukan kegiatan pemulihan atau rehabilitasi.
“Kami melihat secara sepintas yang dilakukan PT KEM di areal bekas tambang termasuk constructed wetlands atau lahan basah buatan sudah cukup bagus dan alamnya seperti pulih kembali,” ujarnya. (kri/k8)
RUDY SUHARTONO
rud.kubar@yahoo.com
Editor : izak-Indra Zakaria