Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Shinzo Abe Ditembak dan Meninggal Dunia, Begini Reaksi Tiongkok dan Amerika

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 9 Juli 2022 - 11:54 WIB
Presiden AS Joe Biden memberikan penghormatan terhadap mendiang Shinzo Abe saat mengunjungi Dubes Jepang untuk AS di kediamannya, Jumat (8/7) (Susan Walsh/AP)
Presiden AS Joe Biden memberikan penghormatan terhadap mendiang Shinzo Abe saat mengunjungi Dubes Jepang untuk AS di kediamannya, Jumat (8/7) (Susan Walsh/AP)

Tiongkok terkejut terkait meninggalnya Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe setelah ditembak saat berkampanye. Otoritas Tiongkok turut menyampaikan belasungkawa kepada Jepang terkait meninggalnya Abe.

Kendati begitu, reaksi media sosial mencerminkan citra Abe yang kurang populer di Tiongkok. Seerti diketahui, Tiongkok selama ini memiliki hubungan rumit dengan Jepang, khususnya dengan Abe.

Tanggapan awal datang dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok. Juru bicara Zhao Lijian menjawab bahwa Tiongkok terkejut terkait insiden yang tak terduga tersebut. “Kami ingin menyampaikan simpati kepada keluarga mendiang Shinzo Abe,” kata Zhao. 

“Kami terkejut dengan kejadian yang tidak terduga. Mantan Perdana Menteri Shinzo Abe telah berkontribusi pada peningkatan dan pertumbuhan hubungan Tiongkok-Jepang. Kami menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada keluarga Shinzo Abe,” imbuhnya.

Sementara itu, Presiden Tiongkok Xi Jinping belum mengeluarkan pernyataan secara pribadi. Outlet media utama pemerintah Xinhua, People’s Daily, dan China Daily, menjalankan pelaporan netral yang menceritakan fakta-fakta dari insiden penembakan terhadap Abe. 

Abe semasa hidup adalah sosok yang dinilai kontroversial di Tiongkok. Ketika Abe mengunjungi Kuil Yasukuni pada Desember 2013, para pejabat Tiongkok mengatakan kunjungan itu sangat merusak fondasi politik hubungan Tiongkok-Jepang. Kuil Yasukuni adaah sebuah kuil Shinto untuk menghormati orang Jepang yang memberikan hidup mereka kepada negara, termasuk para penjahat perang.

Secara lebih luas, gerakan geopolitik Abe dengan tegas memposisikan Jepang sebagai simpul kunci dalam koalisi yang berkembang untuk melawan Tiongkok. Hubungan antara Tiongkok dan Jepang terbilang dingin selama masa jabatan Abe. Ada beberapa upaya mencairkan hubungan yang salah satunya dilakukan pada 2018. Kala itu, Abe berkunjung ke Tiongkok dan menjadi kunjungan kenegaraan pertama Abe ke Tiongkok.

BENDERA SETENGAH TIANG

Presiden AS Joe Biden mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas insiden yang dialami mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Pernyataan itu dia ungkapkan saat mampir ke kediaman Duta Besar Jepang di Washington pada Jumat (8/7) untuk mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Shinzo Abe.

“Atas nama keluarga Biden dan seluruh Amerika, kami menyampaikan simpati tulus kami kepada keluarga Abe dan rakyat Jepang,” tulis Biden, menurut foto yang dibagikan oleh reporter Gedung Putih Todd Gillman.

“Saya mendapat kehormatan untuk mengenal Perdana Menteri ketika saya menjamunya di kediaman wakil presiden dan ketika saya mengunjunginya di Jepang,” lanjut Biden. 

Tulisan tangan Joe Biden sebagai penghormatan untuk mendiang Shinzo Abe (Susan Walsh/AP)

 

“Kematian Abe bukan hanya kerugian bagi istri dan keluarga dan orang-orang Jepang, itu adalah kerugian bagi dunia,” tambah Biden.

Biden menyebut bahwa sosok Abe bakal dirindukan. Sebelum menandatangani buku itu, Biden meletakkan buket kecil di dekat foto Abe. Dia bertukar kata dengan Duta Besar Jepang untuk Amerika Serikat Koji Tomita setelah menyelesaikan pesannya. “Dia akan dirindukan,” tutupnya. 

Abe, 67, ditembak dua kali di leher saat menyampaikan pidato kampanye di Prefektur Nara, sekitar 20 mil timur Osaka, menjelang pemilihan majelis tinggi parlemen Jepang pada Minggu (10/7). Dokter kemudian mengungkapkan bahwa Abe meninggal karena kehilangan banyak darah dan salah satu peluru menembus jantungnya. 

Dalam pernyataan awal setelah meninggalnya Abe, Biden mengatakan terkejut dan marah dengan pembunuhan itu. Untuk menghormati mendiang Abe, Biden memerintahkan untuk mengibarkan bendera AS setengah tiang hingga Minggu (10/7).

“Di atas segalanya, dia sangat peduli dengan orang Jepang dan mendedikasikan hidupnya untuk pelayanan mereka. Bahkan pada saat dia diserang, dia terlibat dalam tugas demokrasi,” tegas Biden. 

Abe menjadi perdana menteri terlama di Jepang setelah menjabat pada 2006-2007 dan kemudian menjabat lagi pada Desember 2012 hingga September 2020. Dia mengundurkan diri karena terkait kesehatan. Sepanjang karir politiknya, Abe memenangkan enam pemilihan nasional. Abe juga membina aliansi yang kuat dengan AS sambil memperkuat pertahanan Jepang. (jpc)

 
Editor : izak-Indra Zakaria