MAKROMAN. Nasib nahas menimpa seorang balita berusia 4 tahun. Bocah malang ini tewas setelah terlindas truk yang melintas di Jalan Poros Samarinda-Anggana, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Minggu (6/11) pagi.
Dari informasi yang dihimpun Samarinda Pos di lokasi kejadian, peristiwa kecelakaan lalulintas yang merenggut korban jiwa ini, bermula saat sebuah sepeda motor yang belum diketahui identitasnya melintas dari arah Samarinda menuju Anggana dengan lawan arah sekitar pukul 10.00 Wita.
Sesampai di persimpangan Makroman, kendaraan tersebut belok ke ke kanan. Saat bersamaan datang sepeda motor Suzuki biru KT 3952 MF dikemudikan Sulastri (39) warga Jalan Purwobinangun, RT 16 Makroman, yang saat itu membonceng putranya Azril Vian (4) di kursi depan. Kedua motor bersenggolan hingga membuat Sulastri terjatuh.
Nahas, saat motor yang dikemudikan Sulastri dan putranya oleng, datang truk berkelir kuning KT 8369 RB dikemudikan Safaruddin. Terjadi benturan keras untuk kedua kalinya. Tubuh ibu dan anak ini selanjutnya terhempas ke aspal.
Meski Sulastri selamat dan hanya mengalami luka, namun tidak dengan putranya. Tubuh Azril masuk ke kolong truk dan langsung terlindas roda belakang kanan. Usai melindas tubuh Azril, baru truk itu berhenti.
"Sedangkan pemotor yang bersenggolan pertama kali itu langsung kabur. Kami melihat ibu dan anak sudah tergeletak. Anaknya yang paling parah. Terlindas di bagian kepala," ungkap Sinar (40) warga sekitar.
Melihat kejadian itu, warga bergegas meminta pertolongan dan memanggil ambulans. Sulastri yang setengah sadar dan putranya yang tewas kemudian di bawa ke RSUD AW Sjahranie. Sementara pengemudi truk diamankan warga sembari menunggu petugas datang.
Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Creato Sonitehe Gulo melalui Kanit Lakalantas Iptu Henny Merdekawati menjelaskan, kecelakaan melibatkan dia motor dan truk. Satu motor yang belum diketahui identitasnya langsung kabur usai betbenturan dengan motor yang dikendarai Sulastri.
Akibat kejadian ini, putra pasangan Sulastri dan Suwandi meninggal dengan luka berat dibagian kepala. Sementara Sulastri masih dirawat di rumah sakit.
"Kami masih mendalami kasus ini. Dan mencari identitas pemotor yang langsung kabur usai lakalantas terjadi," ungkap Henny.
Sepeda motor dan truk yang terlibat lakalantas saat ini telah diamankan sebagai barang bukti. Berikut pengemudi truk tengah dimintai keterangan atas insiden merenggut korban jiwa tersebut.
"Kami segera memasang Spanduk imbauan di lokasi kejadian. Koordinasi dengan Kanit Patroli dan Kanit Kamseltibcarlantas untuk melaksanakan patroli di sekitar lokasi pada jam rawan laka di wilayah perbatasan kota serta berkoordinasi dengan Dishub Samarinda agar dilakukan pemasangan rambu-rambu lalu lintas," tukas Henny. (kis/nha)
Editor : izak-Indra Zakaria