Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bangunan Mangkrak Dua Tahun, Kini Jadi Aset Dinas Sosial

izak-Indra Zakaria • Jumat, 5 Mei 2023 - 11:02 WIB
BERFUNGSI: Bangunan milik Pemkot Bontang di Tanjung Laut Indah ini kini dimanfaatkan Dinas Sosial untuk berbagai kegiatan.
BERFUNGSI: Bangunan milik Pemkot Bontang di Tanjung Laut Indah ini kini dimanfaatkan Dinas Sosial untuk berbagai kegiatan.

BONTANG–Bangunan milik Pemerintah Kota Bontang di Jalan Sutan Syahrir, Gang Bete-Bete, Kelurahan Tanjung Laut Indah, akhirnya difungsikan. Saat ini instalasi listrik, air PDAM, dan beberapa fasilitas penunjang sudah diperbaiki.

Beberapa ruangan bersel terlihat sudah siap digunakan. Sebelumnya, kondisi gedung dua lantai itu rampung dibangun pada 2019. Namun, tidak difungsikan alias mangkrak.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM) Bahtiar Mabe mengatakan, gedung tersebut sudah difungsikan sejak awal 2023. Saat ini telah ditempati beberapa organisasi di bawah naungannya. Hal itu dimaksudkan untuk mencegah adanya kerusakan gedung lebih parah.

Organisasi yang dimaksud ialah tim PKH dari Kemenkes, Orari (Organisasi Amatir Radio Indonesia), Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3), dan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bontang.

"Semua organisasi itu berkantor di lantai dua. Jadi kami fasilitasi agar lebih mudah berkoordinasi," ucapnya.

Sementara itu, di lantai satu akan difungsikan sebagai tempat singgah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Adapun ODGJ yang dimaksud bukan ODGJ aktif. Melainkan ODGJ yang sebelumnya mendapat perawatan dari RSJ Samarinda.

Artinya, Dissos tidak melakukan rehabilitasi hanya menampung sementara. Setelah keluarga ODGJ bisa dikonfirmasi maka akan dipulangkan kembali kepada keluarga.

"Jadi, jangan disalahartikan loh ya. Kami menampung ODGJ yang sudah sembuh. Alias pasca mendapat perawatan dari RSJ. Banyak kasus, setelah sembuh keluarga ODGJ yang bersangkutan tidak bisa dihubungi. Menjawab persoalan itu makanya kami tampung sementara," bebernya.

Adapun, biaya perbaikan gedung tersebut di tahun ini dianggarkan melalui Dinas PUPRK Bontang. Seperti pembangunan tempat parkir. Lantaran belum adanya serah terima resmi dari aset Dinas PUPRK menjadi aset Dissos-PM.

"Tahun depan, kami target penyerahan aset sudah dilakukan. Kalau sudah jadi aset Dissos maka akan kami anggarkan di APBD perubahan untuk perbaikan fasilitas yang belum dilakukan," tandasnya. (kpg/ind/k8)

Editor : izak-Indra Zakaria