Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kebakaran Hotel Whiz Prime Balikpapan, Sementara Diduga Arus Pendek

izak-Indra Zakaria • Rabu, 17 Mei 2023 - 11:09 WIB
SELAMATKAN DIRI: Sejumlah tamu Hotel Whiz Prime sempat terjebak di balkon hotel saat kebakaran terjadi. Tamu hotel yang mengalami sesak napas, mendapatkan perawatan dari tim medis.Hubungan arus pendek diduga jadi penyebab kebakaran
SELAMATKAN DIRI: Sejumlah tamu Hotel Whiz Prime sempat terjebak di balkon hotel saat kebakaran terjadi. Tamu hotel yang mengalami sesak napas, mendapatkan perawatan dari tim medis.Hubungan arus pendek diduga jadi penyebab kebakaran

Terjadi keba­karan di Hotel Whiz Prime di Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, Selasa (16/5) pukul 14.50 Wita. Menurut informasi dari staf ho­tel, api dan kepulan asap diduga berasal dari lantai 7 hotel terse­but. Disebutkan Hotel Whiz Prime memiliki 154 kamar dan hampir semua terisi penuh.

Dalam video amatir tampak tiga orang di lantai 7 berdiri di pijakan luar jendela lantai 7. Mereka ter­paksa keluar dari jendela karena kepulan asap membuat tidak bisa melihat lagi. Mereka akhirnya dise­lamatkan oleh Basarnas dan BPBD Kota Balikpapan. “Saya sedang istirahat, tiba-tiba AC mati, sunyi tidak ada suara. Tak lama setelah itu bunyi kretek-kretek, lalu saya buka pintu kamar, ternyata sudah asap semua dan api di depan kamar saya, kamar nomor 154,” ujar Ferry dari Dinas ESDM yang mengi­nap di Hotel Whiz Prime.

Begitu pula Sugiharni yang men­gaku sempat terjebak di balkon ka­mar lantai 8 selama 30 menit. “Saya mau siap-siap tidur, kok ada bau asap,” kata ASN dari Dinas ESDM Kalsel ini. Namun karena sudah cukup le­lah karena baru saja pulang dari rapat, Sugiharni tak menghiraukan bau asap tersebut. Namun saat hendak tertidur, mendadak listrik dan televisi di kamarnya padam. Bersamaan dengan itu, bau asap semakin tajam.

“Saya buka pintu dan ke­luar kamar, ternyata asap su­dah tebal. Karena panik dan bingung harus kemana, saya masuk kamar lagi,” ujar pria 49 tahun ini. Karena asap di kamar se­makin tebal, dia lantas mem­buka jendela kamar dan ke­luar menuju balkon untuk mendapatka udara segar. Dia lalu menghubungi rekannya yang sudah lebih dulu berha­sil meninggalkan kamar.

“Saya telepon teman saya, saya bilang kalau masih be­rada di kamar. Setelah 30 me­nitan saya dievakuasi petugas dengan selamat,” tuturnya. Tamu hotel lainnya, Mur­jani (47) mengaku tengah tertidur di kamar 304 saat kejadian kebakaran. Dia baru saja pulang dari rapat di Hotel Golden Tulip mewakili Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel.

“Tiba-tiba asap memenuhi kamar, akhirnya saya terban­gun,” kata Murjani. Melihat asap memenuhi ka­mar, Murjani lantas membuka jendela untuk mendapatkan udara segar. Dia tak bisa keluar karena asap di lorong begitu pekat. Sekitar 20 menit kemudi­an, Murjani baru bisa keluar setelah personel datang. “Saya dengar ada sirine pemadam, di situ saya mulai tenang dan keluar kamar karena asap su­dah mulai berkurang,” ung­kapnya.

Dia mengaku turun ke lobi melalui tangga darurat dan langsung keluar hotel. Murjani bahkan sempat mendapatkan perawatan karena mengalami sesak napas. “Mata saya perih, ludah saya hitam, sesak napas saya,” tandasnya.

Berdasarkan penuturan salah satu petugas hotel, api pertama kali muncul dari lan­tai 7 kamar hotel. “Sepertinya dari panel listrik yang korslet­ing,” katanya. Api berhasil dipadamkan BPBD dalam waktu 1 jam dan langsung dilakukan pendingi­nan. Adapun korban yang se­sak napas langsung diberikan pertolongan pertama dengan menggunakan oksigen.

Kuat dugaan kebakaran dikarenakan hubungan arus pendek pada panel listrik di lantai 7 hotel. “Ini (penyebab) baru in­formasi sementara dari kary­awan. Sebab pastinya nanti polisi yang menyelidiki,” ujar Plt Kepala BPBD Balikpapan Usman Ali. Meski sempat menemui kendala, Usman menyebut seluruh pengunjung dapat dievakuasi dalam keadaan selamat. Hanya saja, beberapa harus mendapat perawatan karena mengirup asap keba­karan.

“Kebanyakan sesak nafas karena menghirup asap,” kata Ali. Dalam proses evakuasi, BPBD Balikpapan dibantu para relawan dan Basarnas Balikpapan. (oky/ hul/kpg/ cal)

Editor : izak-Indra Zakaria