BONTANG–Prestasi gemilang ditorehkan seorang aktivis lingkungan srikandi Bontang, Suryani Ino. Perempuan kelahiran 2000 itu aktif sebagai penggerak lingkungan di Kota Bontang sejak 2017, tepatnya saat duduk di bangku SMA.
Kiprahnya kian melesat lantaran aktif mengikuti kegiatan dari berbagai organisasi berbau lingkungan. Misalnya, lewat program penanaman mangrove. Kemudian bergabung menjadi duta peduli sampah, menjadi fasilitator bank sampah bahkan turut menjadi relawan pengajar sekolah alam warga pedalaman dan berkecimpung di dunia pendidikan konservasi.
Atas usahanya itulah, dia dinobatkan sebagai perempuan berjasa dan berprestasi se-Indonesia di bidang lingkungan yang kemudian diganjar penghargaan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Indonesia Maju (KIM), dalam rangka memperingati Hari Kartini Ke-145 Tahun 2023.
"Iya, saya satu-satunya mewakili Bontang. Yang sebelumnya diajukan oleh Dinas DPPKB Bontang. Dan alhamdulillah, ini kali kedua saya menerima penghargaan yang berkaitan dengan alam," bebernya.
Tak berhenti sampai di situ, usai menerima penghargaan, Ino mengatakan ini sebagai langkah awal untuk terus berproses menghijaukan lingkungan. Utamanya di Kota Bontang.
Hal tersebut dilakukan sebagai wujud nyata dalam meningkatkan produktivitas lahan pada ekosistem mangrove hutan dan menjaga kelestarian alam dari permasalahan lingkungan.
"Semoga ini menjadi kampanye dan inspirasi, terutama bagi perempuan-perempuan Indonesia untuk menjadi Kartini masa kini dalam menjaga kelestarian alam," tandasnya. (kpg/kri/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria