Samarinda Design Hub (SDH) menunjukkan eksistensinya sebagai komunitas desain di Kaltim, yakni dengan menggelar pameran Design and Diversity 2023. Pameran itu menampilkan 36 karya desain dari berbagai bidang, seperti desain komunikasi visual, desain interior, desain produk, dan arsitektur.
PAMERAN itu berlangsung selama dua pekan, mulai Sabtu (17/6) hingga Minggu (2/7) mendatang, di Studio Jinantra Samarinda. Itu pameran kedua yang diselenggarakan SDH.
Pendiri SDH Ramadhan Pernyata mengatakan, pameran itu merupakan puncak dari rangkaian enam acara yang telah dilakukan sebelumnya. Acara-acara tersebut meliputi talk show, peluncuran buku, pameran kolaborasi dengan beberapa SMP dari Anggana Kukar, dan diskusi mengenai dunia desain.
“Kami ingin memperlihatkan bahwa di Samarinda ada banyak desainer-desainer muda yang berbakat dan berpotensi. Kami juga ingin menginspirasi masyarakat untuk mengapresiasi dan mendukung karya-karya desain lokal,” ujarnya.
Bahwa karya-karya yang dipamerkan dipilih berdasarkan beberapa kriteria, antara lain siap diproduksi massal, sudah diproduksi massal, pernah menjadi juara lomba nasional atau internasional, dan berdampak terhadap Samarinda. “Kami tidak hanya menilai dari segi estetika, tapi juga dari segi fungsi dan nilai jual. Kami ingin menunjukkan desain bukan hanya soal tampilan cantik, tapi juga manfaat dan solusi,” ujarnya.
Dia berharap, pameran itu bisa menjadi ajang rutin yang bisa menarik lebih banyak partisipan dan stakeholder, baik dari pemerintah maupun swasta. Dia juga berharap, SDH bisa konsisten dalam mengembangkan komunitas desain di Kota Tepian. “Kami ingin Samarinda menjadi salah satu kota kreatif di Indonesia yang dikenal dengan karya-karya desainnya. Kami juga ingin berkolaborasi dengan komunitas desain lainnya di daerah-daerah untuk saling bertukar pengalaman dan ide,” tutupnya. (dra/k8)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46
Editor : izak-Indra Zakaria