Wisuda program diploma, sarjana dan pascasarjana periode II 2023 digelar Universitas Terbuka (UT)Samarinda di Plenary Hall GOR Kadri Oening, Sempaja, Minggu (24/9). Sebanyak 1.366 mahasiswa resmi menyandang gelar sarjana.
SAMARINDA - Mereka yang diwisuda itu berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Fakultas Sains dan Teknologi. Sejumlah lulusan mempunyai predikat terbaik.
Yakni Syafriya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan IPK 3,89, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik diraih Hany Afifah Sausan dengan IPK 3,93, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan diperoleh Nurul Fajriah dengan IPK 3,93, dan Nevi Kirmiana dengan IPK 3,7 dari Fakultas Sains dan Teknologi.
Direktur Universitas Terbuka Samarinda Rusna Ristana mengatakan, wisuda menjadi peristiwa sangat penting dan membanggakan bagi Universitas Terbuka Samarinda, yakni melepas para wisudawan yang telah menyelesaikan studinya.
"Kami dengan bangga dapat mempersembahkan karya utama kami sebagai institusi akademik, yaitu mewisuda 1.366 lulusan. Atas nama civitas akademika UT mengucapkan selamat kepada wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikannya di UT," katanya.
Menurut dia, wisuda mengusung tema Menjadi Pribadi Tangguh, Inovatif dan Kompetitif di Era Peradaban Digital. Universitas Terbuka Samarinda menjawab tantangan terutama di zaman era digital. "Insya Allah mereka yang diwisuda diharapkan menjadi SDM tangguh inovatif dan kompetitif di era peradaban digital untuk Kaltim Berdaulat dan IKN Nusantara," pintanya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Terbuka Mohammad Yunus menyampaikan selamat atas peraihan para lulusan yang telah berhasil menyelesaikan studinya. "Anda telah berhasil menyelesaikan pendidikan Anda dengan baik dan siap untuk menghadapi tantangan baru di dunia kerja atau meningkatkan karier Anda saat ini," ungkapnya.
Menurut dia, melalui pendidikan berkualitas di UT, para lulusan ini telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di era peradaban digital serta memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. (s/adv/waz/kri)
Editor : izak-Indra Zakaria