Kutulis sebuah puisi dengan mesin ketik
Dan kubaca disuatu tempat
Jika ingin menjadi mekanik
Ke Yayasan Semesta Nusantara yang paling tepat
BAIT puisi diakhir sambutan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud saat didaulat melaunching Sekolah Mekanik Nusantara (SEMESTA), menjadi penguat cerita sejarah bahwa, tepatnya Selasa (31/10) telah resmi berdiri lembaga pendidikan hasil karya Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia (Pertaabi) Regional Kaltim.
Lembaga pendidikan yang berkontribusi pada peningkatan Kompetensi Keahlian Mekanik Alat Berat Pertambangan dan Industri ini oleh Pertaabi Regional Kaltim kampusnya berada di Ruko Mapple Blok B No 10, Kompleks Borneo Paradiso, Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kaltim.
“Saya sangat mengapresiasi luar biasa atas gagasan yang diciptakan Yayasan yang sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan. Semoga yayasan ini berkembang seterusnya, dan melahirkan entrepreneur dan tenaga-tenaga ahli kedepannya,” kata Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud.
Tentunya dengan harapan, Yayasan Semesta ini secara tidak langsung mengentaskan kemiskinan, membuka lapangan kerja yang tentunya juga mencerdaskan sekaligus menciptakan SDM yang berkualitas dalam konteks tenaga dan skil. “Jadi kalau tidak mampu bekerja di perusahaan minimal mampu mandiri menciptakan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya dan itu jauh lebih baik,” ucapnya.
Rahmad berpesan, untuk Yayasan Semesta, oleh pemkot akan memfasilitasi dari segi regulasi kelengkapan administrasi yang legal agar kedepan bisa bermitra. “Artinya yayasan dengan legalitas yang lengkap akan jadi brands dan tras kepercayaan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Wakil Direktur Pertaabi, Tri Haryatno menyatakan, Sekolah Mekanik Nusantara ini menjadi tempat yang baik bagi dunia pendidikan dalam menghadirkan peluang belajar keteknikan, untuk peningkatan kompetensi para teknisi alat berat Indonesia agar mampu berkarya prestatif untuk kemajuan negeri. “Semoga kehadiran Semesta di Kota Balikpapan yang disupport oleh Pertaabi Pusat ini, dapat memberikan kontribusi yang maksimal dalam berkarya untuk bangsa dan manfaat lainnya,” ujarnya.
Dijelaskan Tri, visi berdirinya Semesta ini guna mempersiapkan SDM unggul Indonesia yang terampil, berilmu pengetahuan dan memiliki sikap kerja profesional serta bermoral, dalam ruang lingkup alat berat pertambangan dan industri, untuk menjadi kontributor positif bagi Indonesia dan semesta.
Adapun misi, lanjutnya menyelenggarakan pendidikan, pembinaan dan pelatihan serta keterampilan pada profesi teknisi alat berat pertambangan dan industri, yang dilandasi dengan nilai inti semesta, yaitu kejujuran, kerja produktif dan disiplin, karya prestatif, kerjasama tim, perbaikan tanpa henti dan tanggung jawab. “Dengan visi dan misi yang diemban itu, besar harapan kami wahana belajar ini bertumbuh pesat dan menghasilkan banyak manfaat bagi para generasi muda dalam menjadikan dirinya sebagai SDM unggul yang berakhlak. Tentunya juga support dari pemerintah kota dalam perkembangan sekolah ini sangat kami nantikan agar dalam perjalanannya selalu lancer,” pungkasnya.
Ketua Yayasan Semesta, Tommy Nugroho menjelaskan, Semesta Nusantara ini sebagai bagian menyemangatkan dan menggelorakan ke seluruh Nusantara. “Balikpapan akan jadi center of point aktifitas yang ada dari Pertaabi untuk Indonesia,” katanya.
Dijelaskan, bahwa ini adalah batch pertama dari pelaksanaan basic mekanik course. Dengan total siswa 15 orang. “Terimakasih yang sudah mensupport Pertaabi dengan Semesta ini. Dimana harapannya nantinya siswa yang akan dilepas mereka telah dibekali basic practice knowledge dari Pertaabi,” harapnya.
Sementara Ketua Harian Semesta yang juga Ketua Pertaabi Regional Kaltim, Totok Haryanto mengucapkan syukur Pertaabi telah berhasil berdiri Sekolah Mekanik Nusantara di Balikpapan. “Sebuah kebanggaan telah berdiri Semesta yang didirikan Pertaabi yang bertujuan mewujudkan cita-cita organisasi dalam membantu negeri ini untuk meningkatkan kemampuan para teknisi alat berat pengetahuan, keahlian dan karakter mulia guna menopang penguatan industri alat berat Indonesia,” ungkapnya.
Acara dihadiri Direktur Pertaabi ; Rochman Alamsjah, Pembina Pertaabi ; Suharyanto, Presdir PT Eka Dharma Jaya Sakti ; Pantas Sihombing, Presdir PT Bima Nusa Internasional ; H Iwa Kustiwa, Presdir PT Harmoni Panca Utama, Achmad Kharis; pengurus Pertaabi Pusat dan Regional Kaltim, pengurus lingkungan sekitar, sponsor dan donatur Semesta. (dwn)
Editor : izak-Indra Zakaria