Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

KM Fadil Jaya 12 Tenggelam di Perairan Muara Pantauan, 8 Orang Hilang

Redaksi Prokal • 2025-10-30 08:30:58
Operasi pencarian korban.
Operasi pencarian korban.

KUTAI KARTANEGARA — Tim SAR Gabungan melancarkan operasi pencarian terhadap delapan orang yang dilaporkan hilang setelah Kapal Motor (KM) Fadil Jaya 12 tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/10/2025).

Kronologi Kejadian

Insiden ini dilaporkan terjadi pada Minggu, 26 Oktober 2025, sekitar pukul 06.30 WITA. KM Fadil Jaya 12, sebuah kapal berwarna hijau yang mengangkut sekitar 60 ton batubara, diterjang ombak tinggi di Perairan Muara Pantauan.

Akibat kerasnya hantaman ombak dan kondisi cuaca yang tidak bersahabat, kapal tersebut kehilangan keseimbangan dan akhirnya tenggelam. Seluruh awak kapal dilaporkan terjatuh ke laut dan hingga kini masih dalam status pencarian (DP).

Data korban diterima dari pelapor a.n Nur Hidayat, salah satu keluarga korban. Kapal tersebut membawa delapan orang, yang sebagian telah teridentifikasi: Nahkoda Adi (36), Resky Wawan (29), Ardi, Kiroh, Heri, serta tiga orang yang belum teridentifikasi (Mr. X¹, Mr. X², dan Mr. X³).

Kendala di Lokasi Pencarian

Komandan SRU Aurelius Godja menjelaskan bahwa tim bergerak menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas Balikpapan menuju Lokasi Kejadian (LKP) pada Selasa (28/10) sekitar pukul 09.30 WITA.

Penyisiran di sekitar perairan tempat kapal dilaporkan tenggelam dimulai pada pukul 17.10 WITA.

Aurelius Godja, menyampaikan tantangan yang dihadapi tim di lapangan: “Kondisi perairan di lokasi pencarian menjadi tantangan tersendiri karena merupakan habitat buaya. Selain itu, kondisi cuaca yang berawan, angin berkecepatan 9 meter per detik dari arah barat daya, serta ombak setinggi 0,2 meter juga menjadi faktor pembatas,” ujarnya.

Rencana Operasi Lanjutan

Pencarian hari pertama dihentikan pada pukul 20.45 WITA untuk melaksanakan debriefing.

Operasi SAR direncanakan dilanjutkan kembali pada hari kedua, Rabu (29/10) pukul 07.00 WITA. Dalam operasi ini, berbagai peralatan dikerahkan, termasuk Rescue Car, RBB, perlengkapan komunikasi, medis, serta peralatan SAR air.

Unsur yang terlibat terdiri dari Tim Rescue KPP Balikpapan, Kukar Potensi 112, serta kerabat korban yang turut membantu di lapangan.

Meskipun menghadapi tantangan, Tim SAR Gabungan berkomitmen untuk melanjutkan upaya pencarian dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan. (*)

Editor : Indra Zakaria