TARAKAN - Sebagai bentuk komitmen PT PLN (Persero) untuk menerangi daerah-daerah di nusantara yang diwujudkan dalam bentuk kerja nyata menerangi nusantara hingga ke ujung negeri seluruh Indonesia terus diupayakan.
Ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara khsususnya di Kota Tarakan.
Hal ini dikatakan Direktur Bisnis Regional Kalimantan Machnizon Masri saat menghadiri acara launching Go Live Unit Pelaksana di lingkungan Kalimantan UIKL Kalimantan yang digelar di Kantor Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkit (UPDK) Tarakan yang beralamat di Jalan Diponegoro, Selasa (2/7) kemarin.
Sejak berdirinya PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Kalimantan (UIKL Kalimantan) pada tahun 2018 lalu, optimalisasi pada bidang pembangkitan dan transmisi terus dilakukan. Sebagai informasi bahwa saat ini pasokan listrik di Pulau Kota Tarakan disuplai oleh 5 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dan 8 Pembangkit Listrik Mesin Gas (PLTMG).
“Meski banyak hambatan namun PT PLN (Persero) berhasil mengalirkan listrik kepada seluruh pelanggan di Indonesia. Misalkan di Kecamatan Krayan daerah perbatasan yang kini resmi 100 persen teraliri listrik, dan sekarang giliran Pulau Kota Tarakan yang akan dioptimalisasikan suplai listriknya,” katanya.
Maka dari itu, dengan terbentuknya PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Tarakan UIKL Kalimantan dapat dioptimalkan. Ini berdasarkan SKDIR 1760.P/DIR/2018 yang telah diresmikan pada Selasa kemarin oleh Direktur Bisnis Regional Kalimantan Machnizon Masri yang menandai bahwa berdirinya kekuatan baru PLN di Pulau Tarakan dengan penambahan unit baru ini.
Ia berharap pembangkit-pembangkit yang mensuplai pasokan listrik di Tarakan dapat lebih optimal. UPDK yang berada di Tarakan juga mengelola pembangkit yang berada di Tanjung Selor, Nunukan dan Malinau. Karena ini sejalan dengan kebutuhan terhadap listrik yang semakin tinggi serta upaya nyata PT PLN (Persero) dalam mengejar target rasio elektrifikasi 99,9 persen pada tahun 2019.
Dengan begitu, optimalnya suplai listrik PLN di Pulau Tarakan praktis membuat kualitas hidup masyarakat menjadi meningkat. “Seperti fasilitas publik, sekolah, puskesmas, perkantoran dan instansi lainnya yang kini dapat melayani warga lebih baik lagi dan membuat geliat ekonomi menjadi lebih hidup,” pungkasnya. (adv/dob/har)
Editor : anggri-Radar Tarakan