Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Masalah Batas Negara Belum Selesai, Pemprov Kaltara Peninjau, Masih Dibahas dengan Malaysia

izak-Indra Zakaria • Senin, 30 Januari 2023 - 11:10 WIB
Datu Iqro Ramadhan
Datu Iqro Ramadhan

Penyelesaian batas negara antara Indonesia-Malaysia di wilayah Nunukan dan Tawau belum terselesaikan. Sampai saat ini, Pemerintah Indonesia dan Malaysia terus melakukan pertemuan untuk menyelesaikan persoalan batas negara itu.

 

TANJUNG SELOR–Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltara Datu Iqro Ramadhan mengatakan, terdapat beberapa batas yang dilakukan penyelesaian. Batas laut dan batas darat.
Sampai sekarang, hanya batas darat saja yang sudah selesai dan sudah ditentukan. Namun, untuk batas laut, masih dilakukan pembahasan dengan Pemerintah Malaysia.

“Yang diselesaikan adalah batas laut antara Sebatik dan Tawau. Hal itu sudah dibicarakan antar-negara. Ada tim pemerintah pusat di bawah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Pemerintah daerah sebagai peninjau saja,” terangnya, Minggu (29/1).

Batas negara diselesaikan secara bertahap. Di mana pada tahap sebelumnya diselesaikan batas darat terlebih dulu, kemudian batas laut yang sampai sekarang berproses. “Jadi tidak sekaligus diselesaikan. Apalagi banyak pertimbangan dan faktor yang menjadi dasar penyelesaian,” jelasnya.

Untuk batas negara yang diselesaikan, mulai Sungai Ular, Nunukan, Sebatik, hingga ke wilayah perbatasan Malaysia. Pihaknya masih menunggu pertemuan selanjutnya untuk membahas batas tersebut. “Kami tunggu saja pembahasan selanjutnya,” ungkap dia.

Ketika batas negara belum selesai atau klir, maka belum ada kepastian mengenai titik-titiknya. Sudah pasti akan berdampak pada masyarakat di Indonesia maupun Malaysia. Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi mengenai batas-batas negara. Agar tidak sampai menjadi persoalan hukum.

“Jadi sosialisasi yang dilakukan memberikan pemahaman kepada masyarakat mana batas yang boleh dilalui, dan mana yang tidak boleh. Khususnya batas darat yang sudah klir,” kuncinya. (kpg/fai/dra/k8)

 

Editor : izak-Indra Zakaria