Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Minggu, Pintu Batas Nunukan-Tawau Dibuka

izak-Indra Zakaria • Kamis, 24 Agustus 2023 - 22:49 WIB
Wilayah Sei Pancang merupakan salah satu kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.
Wilayah Sei Pancang merupakan salah satu kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

 Forum Sosial Ekonomi (Sosek) Malaysia-Indonesia (Malindo) tingkat Kalimantan Utara (Kaltara)/Peringkat Neger Sabah tahun 2023 yang digelar Maret lalu menghasilkan beberapa kesepakatan.

Hal ini disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara, Datu Iqro Ramadhan kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor beberapa waktu lalu.

“Salah satu yang kita usulkan di pertemuan Sosek Malindo itu adalah pembukaan pintu batas untuk Nunukan-Tawau pada hari Minggu. Nah, ini disetujui dan sudah jalan beberapa bulan lalu,” ujar Datu Iqro.

Pembukaan pintu batas pada Minggu ini menjadi usulan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara karena melihat dari sisi kebutuhan. Sementara sebelumnya pintu batas Nunukan-Tawau itu hanya dibuka Senin-Sabtu.

“Sebelumnya kan khusus hari Minggu itu tutup. Tapi hasil pertemuan Sosek Malindo beberapa bulan lalu, itu disetujui dan sekarang sudah buka,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Datu Iqro, pembukaan kembali jalur transportasi laut menggunakan kapal dari Tarakan ke Tawau juga menjadi usulan lain yang disampaikan Pemprov Kaltara dalam Forum Sosek Malindo tersebut.

“Tapi ini (transportasi laut Tarakan-Tawau) sedang direalisasikan. Termasuk untuk pesawat Tawau-Tarakan juga kita usulkan direalisasikan kembali,” sebut Datu Iqro.

Artinya, dari pihak pemerintah sudah siap untuk pembukaan pintu batas antar dua negara serumpun ini. Akan tetapi, untuk teknis pelaksanaannya tetap menyesuaikan dengan kondisi yang ada, karena ini berbicara soal bisnis.

Tak hanya itu, beberapa pintu masuk di perbatasan negara, yakni Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang ada di wilayah provinsi ke-34 Indonesia ini juga menjadi salah satu prioritas yang dibicarakan dalam forum tersebut.

“Kan untuk di Kaltara ini sudah ada empat PLBN yang dibangun. Itu ada di Sei Pancang, Long Nawang, Long Midang dan di Labang,” atanya.

Tentu keberadaan dari PLBN ini sangat dibutuhkan sebagai akses keluar-masuk orang dan barang di wilayah perbatasan negara ini secara legal dan beberapa layanan terkait sudah tersedia di PLBN tersebut.

“Termasuk juga kita usulkan lagi satu penambahan PLBN yang kita targetkan akan menjadi pintu utama Indonesia-Malaysia di Kaltara, yaitu PLBN Sei Menggaris-Serudong,” pungkasnya. (iwk/har)

 

 
 
 
Editor : izak-Indra Zakaria