Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Rinny Faulina, S.KM., M.Kes mengungkapkan, meski kasus pelecehan pada anak dan perempuan yang masuk ke DP3AP2KB Tarakan mengalami pengurangan. Namun secara keseluruhan kasus pelecehan pada anak dan perempuan secara kalkulasi tembus keseluruhan menjadi 192 kasus.
“Kalau di aplikasi itu kasus pelecehan pada perempuan 98 kasus dan anak ada 94 kasus. Totalnya dijumlahkan saja. Sebenarnya aplikasi ini bisa diakses masyarakat bisa Diupdate sendiri kalau misalnya ada kasus baru. Kalau dari laporan ada peningkatan tapi kalau laporan di kami malah mengalami penurunan,” ujarnya.(*)
Editor : izak-Indra Zakaria