TARAKAN – Kota Tarakan terus mengukuhkan posisinya sebagai pintu gerbang strategis di wilayah perbatasan Indonesia seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat lintas negara sepanjang tahun 2025. Jalur laut yang menghubungkan Tarakan dengan Tawau, Malaysia, tetap menjadi akses utama bagi warga yang melakukan perjalanan internasional, baik untuk urusan keluarga maupun pariwisata.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Okky Setyawan, menjelaskan bahwa tingginya aktivitas perlintasan ini berdampak langsung pada meningkatnya volume layanan keimigrasian. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 4.424 paspor telah diterbitkan oleh pihak Imigrasi. Jumlah tersebut mencakup ribuan permohonan paspor baru serta penggantian paspor bagi warga yang masa berlakunya telah habis.
Mayoritas pemohon paspor di Tarakan memiliki tujuan perjalanan ke Malaysia. Selain untuk berwisata dan melaksanakan ibadah umrah, faktor kedekatan geografis dan hubungan kekeluargaan yang erat antarwarga di kedua negara menjadi alasan utama dominannya kunjungan ke Negeri Jiran. Ketersediaan layanan kapal cepat internasional di Pelabuhan Malundung semakin mempermudah akses keluar-masuk orang di wilayah ini.
Lonjakan mobilitas masyarakat juga terpantau jelas dari aktivitas pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Malundung. Sepanjang tahun lalu, tercatat lebih dari 28 ribu orang terpantau melintas keluar dan masuk melalui jalur laut tersebut. Angka keberangkatan tercatat sedikit lebih tinggi dibandingkan jumlah kedatangan, dengan konsentrasi pergerakan hampir sepenuhnya terpusat pada jalur menuju Malaysia.
Periode libur Natal dan Tahun Baru menjadi momen tersibuk bagi petugas imigrasi di pelabuhan. Jika pada hari biasa jumlah penumpang per keberangkatan relatif stabil di angka yang rendah, memasuki masa libur panjang jumlah tersebut bisa meningkat hingga tiga kali lipat setiap harinya. Peningkatan signifikan ini menuntut kesigapan personel di lapangan untuk memastikan arus penumpang tetap lancar.
Menyikapi tren kenaikan mobilitas yang diprediksi terus berlanjut, Kantor Imigrasi Tarakan berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas pelayanan dan pengawasan. Okky menegaskan bahwa meskipun jumlah penumpang mengalami lonjakan, seluruh prosedur pemeriksaan dokumen tetap dijalankan secara ketat sesuai aturan yang berlaku demi menjaga keamanan kedaulatan negara tanpa mengabaikan kecepatan layanan bagi masyarakat. (*)
Editor : Indra Zakaria