Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Menabung Air Sejak Dini, PLTA Riam Kanan Perketat Operasi Jelang Musim Kemarau

Redaksi Prokal • Jumat, 10 April 2026 - 19:00 WIB
Operasional PLTA Ir PM Noor di Waduk Riam Kanan. Sejak dini mulai menabung air untuk menjaga pasokan listrik tetap stabil saat musim kemarau. (Foto: FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)
Operasional PLTA Ir PM Noor di Waduk Riam Kanan. Sejak dini mulai menabung air untuk menjaga pasokan listrik tetap stabil saat musim kemarau. (Foto: FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)

 PROKAL.CO- Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ir PM Noor di kawasan Riam Kanan mulai mengambil langkah preventif guna menghadapi ancaman penurunan debit air selama musim kemarau mendatang. Strategi penghematan air kini diterapkan secara bertahap dengan memaksimalkan penampungan di bendungan agar cadangan energi tetap terjaga bagi wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Saat ini, operasional pembangkit dilaporkan masih berjalan normal dengan mengandalkan tiga unit turbin. Masing-masing turbin mampu memproduksi daya sebesar 5 megawatt, sehingga total kapasitas yang dihasilkan mencapai 15 megawatt. Manager ULPLTAD Gunung Bamega, Reza Permana, menjelaskan bahwa meski produksi masih berjalan penuh, pihaknya tidak ingin kecolongan dan mulai mengatur pola penggunaan air secara lebih ketat.

"Kapasitas aliran atau operasi nantinya akan disesuaikan dengan kondisi Tinggi Muka Air (TMA). Kami akan memastikan setiap perubahan pola operasi dikomunikasikan kepada pihak-pihak berkepentingan," ujar Reza. Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan produksi listrik dan distribusi air bagi masyarakat di wilayah hilir yang bergantung pada aliran sungai tersebut.

Data terkini menunjukkan bahwa tinggi muka air di waduk masih berada pada level aman, yakni di angka 58,9 meter. Tim Leader Operasi PLTA Ir PM Noor, Widiyanto, menegaskan bahwa angka tersebut memberikan ruang bagi pengelola untuk mulai "menabung air" di bendungan. Pemantauan intensif dilakukan secara berkala guna mendeteksi penurunan debit air sedini mungkin agar operasional pembangkit tetap optimal dan stabil.

Melalui kombinasi pemantauan berkala dan penyesuaian pola operasi, pihak pengelola optimistis pasokan listrik ke sistem PLN Unit Induk Distribusi Kalselteng tidak akan terganggu. Prinsip antisipasi dini menjadi kunci utama bagi PLTA Riam Kanan untuk menghindari krisis energi saat kemarau panjang tiba, sekaligus memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#kalsel