Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Banua Dikepung Banjir: Tiga Kabupaten di Kalsel Terendam Air Kiriman

Redaksi Prokal • Rabu, 20 Mei 2026 | 08:48 WIB
BANJIR: Pusat Kota Barabai terendam banjir akibat meluapnya sungai di Kecamatan Barabai. (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin).
BANJIR: Pusat Kota Barabai terendam banjir akibat meluapnya sungai di Kecamatan Barabai. (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin).

BARABAI — Guyuran hujan deras berintensitas tinggi memicu banjir bandang dan luapan sungai di sejumlah wilayah strategis Provinsi Kalimantan Selatan. Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menjadi daerah terparah setelah Sungai Barabai meluap dan menenggelamkan sejumlah kawasan vital di pusat Kota Barabai. Genangan air merendam wilayah pemukiman padat dan pusat ekonomi mulai dari Simpang Ulama, Sarigading, Kampung Kadi, hingga Pasar Murakata.

Banjir diperparah oleh tumpukan sampah ranting pohon dan bambu yang menyumbat aliran air di bawah Jembatan Darma. Bupati HST, Samsul Rizal, turun langsung memimpin pembersihan darurat agar aliran sungai kembali lancar dan genangan di perkotaan segera surut. Berdasarkan data pemutakhiran BPBD HST, banjir melanda tiga kecamatan sekaligus yakni Pandawan, Barabai, dan Batu Benawa dengan total korban terdampak mencapai lebih dari tujuh ribu jiwa dan ratusan rumah warga terendam air.

Dampak luapan air dari hulu HST bergerak cepat dan menimbulkan banjir kiriman di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Kawasan Lok Nyiur di Desa Bamban, Kecamatan Angkinang, mendadak digenangi air setinggi hampir setengah meter yang merendam puluhan rumah warga serta melumpuhkan akses jalan aspal utama.

Kepala Pelaksana BPBD HSS, Ika Aguspiannor, menyebutkan bahwa timnya langsung disiagakan untuk memantau ketat debit air di Bendungan Amandit dan Bendungan Telaga Langsat. Merespons kondisi darurat tersebut, Pemerintah Daerah bersama relawan bergerak mendistribusikan bantuan bahan makanan pokok secara langsung kepada warga terdampak. Masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran sungai diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan penuh mengantisipasi adanya lonjakan air susulan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#kalsel