Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Sinergi Ekonomi Biru: Kaltara dan Sabah Kolaborasi Bangun Ekonomi Pesisir Berbasis Masyarakat

Indra Zakaria • Jumat, 10 April 2026 - 16:15 WIB
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum, menunjukkan gambaran tujuan dari kerja sama ekonomi biru kepada delegasi Pemerintah Negeri Sabah.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum, menunjukkan gambaran tujuan dari kerja sama ekonomi biru kepada delegasi Pemerintah Negeri Sabah.

 

PROKAL.CO- Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Pemerintah Negeri Sabah resmi menjalin kerja sama strategis dalam kerangka inisiatif cross-regional blue economy. Pertemuan yang berlangsung di Tanjung Selor pada Selasa malam tersebut menjadi tonggak baru bagi kedua wilayah yang memiliki kedekatan geografis dan historis dalam mengelola kekayaan ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, menegaskan bahwa kolaborasi lintas batas ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi semata, tetapi juga mengedepankan solusi berbasis alam (nature-based solutions). Fokus utama kerja sama ini mencakup pengembangan ekonomi masyarakat di sektor perikanan, ekowisata, hingga usaha ramah lingkungan. Selain itu, perlindungan terhadap ekosistem penting seperti hutan mangrove, padang lamun, dan lahan basah pesisir menjadi prioritas guna meningkatkan ketahanan wilayah terhadap dampak perubahan iklim.

Zainal menyatakan bahwa sinergi ini memerlukan keterlibatan multipihak, mulai dari akademisi, dunia usaha, hingga masyarakat adat di wilayah perbatasan. Dengan semangat kebersamaan ini, Kaltara dan Sabah optimis dapat menarik investasi serta pendanaan internasional terkait mitigasi perubahan iklim. Inisiatif ini bahkan diproyeksikan menjadi model kolaborasi regional di kawasan ASEAN dalam hal pengelolaan sumber daya laut dan pesisir yang lestari.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Delegasi Pemerintah Negeri Sabah, Datuk Haji Datu Rormadi bin Datu Sulai, menyambut baik potensi besar yang dimiliki kedua wilayah, terutama dalam pemanfaatan kawasan mangrove terluas di kawasan ini. Ia melihat adanya peluang besar untuk membangun mekanisme kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Sebagai langkah nyata tindak lanjut pertemuan ini, Pemerintah Negeri Sabah telah mengundang delegasi Pemerintah Provinsi Kaltara untuk berkunjung ke Kota Kinabalu pada bulan depan. Kunjungan tersebut diharapkan dapat mematangkan poin-poin kesepakatan dan menjajaki lebih dalam berbagai potensi ekonomi biru yang mampu memperkuat stabilitas sosial serta ekonomi di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. (dksip)

Editor : Indra Zakaria
#sabah #kaltara