Semarak Pariwisata Fest 2026 Dimulai! Digelar 10 Hari Tanpa APBD, Siap Manjakan Warga Kaltim

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 16:14 WIB
Pembukaan Pariwisata Fest 2026 di Atrium Mal Lembuswana Samarinda
Pembukaan Pariwisata Fest 2026 di Atrium Mal Lembuswana Samarinda

SAMARINDA – Semangat memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mewarnai pembukaan Pariwisata Fest 2026 di Atrium Mal Lembuswana, Samarinda, Jumat (25/9/2026). Mengusung konsep mini expo, ajang festival yang berlangsung selama 10 hari hingga 4 Oktober 2026 ini menghadirkan 20 stan dari pelaku usaha serta stakeholder pariwisata Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadinpar) Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa Pariwisata Fest digelar khusus untuk memperingati Hari Pariwisata Dunia yang jatuh pada 27 September. Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema global Rethinking Tourism through Digital Agenda and Artificial Intelligence.

“Kita laksanakan kegiatan ini selama 10 hari. Full kegiatan mulai pukul 10 pagi sampai 9 malam. Khusus di Kaltim, kita laksanakan peringatan Hari Pariwisata ini selama sepekan,” terang Faisal saat menyampaikan laporan panitia.

Rangkaian Acara Meriah: Pawai Topeng Hingga Konser Slank

Pariwisata Fest 2026 menyajikan beragam agenda menarik yang menyebar di berbagai daerah. Rangkaian acara diawali dengan aksi bersih-bersih serentak di 11 destinasi wisata Kaltim pada Jumat pagi.

Puncak kemeriahan dilanjutkan dengan Mahakam Mask Carnival atau pawai topeng pada Minggu (27/9/2026) mendatang yang melibatkan 20 paguyuban seni budaya serta 15 grup drum band. Faisal menargetkan parade budaya ini dapat terus membesar hingga kelak mampu menghadirkan aksi 1.001 topeng Nusantara.

Tak berhenti di situ, agenda olahraga rekreasi Gowes Wisata siap digelar di Tenggarong pada 3 Oktober untuk mengajak masyarakat berkeliling objek wisata lokal. Pada malam harinya, panggung hiburan disuguhkan lewat konser band legendaris Slank di Sangatta yang sekaligus menjadi momentum peluncuran tagar promosi #keKaltimaja. Menariknya, Faisal menegaskan seluruh rangkaian acara megah ini sukses diselenggarakan sepenuhnya secara mandiri alias tanpa menyerap anggaran APBD.

Mewakili Gubernur Kaltim, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kaltim, Aji Fitra Firnanda, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Pariwisata Fest 2026. Menurutnya, inovasi ini sejalan dengan visi transformasi ekonomi Kaltim dari sektor ekstraktif menuju sektor ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi acara ini. Apalagi tanpa APBD, ini sangat luar biasa,” puji Aji Fitra.

Peresmian Pariwisata Fest 2026 ditandai dengan pemukulan instrumen tradisional gimar secara simbolis. Pembukaan turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan mitra strategis, seperti Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV Lestari, Ketua IWAPI Kaltim Ernawaty Gafar, manajemen Mal Lembuswana dan Perusda MBS, serta perwakilan Perbankan dari Bank Indonesia dan OJK. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Dispar kaltim