PROKAL.co, BALIKPAPAN– BPJS Ketenagakerjaan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja Indonesia. Tidak hanya melalui program jaminan sosial untuk menghadapi risiko kecelakaan kerja dan kematian, BPJS Ketenagakerjaan juga mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja melalui akses hunian layak serta penguatan kolaborasi dengan dunia usaha.
Komitmen tersebut tercermin dalam kunjungan kerja Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, bersama Direktur Kepesertaan, Agung Nugroho, ke sejumlah kawasan industri dan proyek strategis di Batam, Jumat (16/10/2026).
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah proyek pembangunan NeutraDC Nxera Batam, fasilitas pusat data dalam ekosistem TelkomGroup. Sebanyak 1.145 pekerja konstruksi yang terlibat dalam proyek tersebut telah mendapatkan perlindungan melalui program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Jasa Konstruksi (Jakon).
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan investasi harus berjalan beriringan dengan perlindungan keselamatan serta kesejahteraan pekerja.
Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), pekerja yang memenuhi ketentuan memperoleh manfaat perawatan dan pengobatan sesuai indikasi medis serta manfaat lainnya berdasarkan peraturan yang berlaku. Sementara itu, program Jaminan Kematian (JKM) memberikan santunan kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.
Selain memperkuat perlindungan pekerja konstruksi, BPJS Ketenagakerjaan juga mendorong penyediaan hunian layak melalui pengembangan Griya Pekerja. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam kunjungan ke Kabil Integrated Industrial Estate (KIIE), di mana pengelola kawasan menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan penambahan tower hunian pekerja.
Program Griya Pekerja menjadi salah satu bentuk dukungan BPJS Ketenagakerjaan terhadap Program Tiga Juta Rumah pemerintah, khususnya dalam memperluas akses tempat tinggal yang layak dan terjangkau bagi pekerja.
Rangkaian kunjungan juga dilaksanakan di Batamindo Industrial Park yang menaungi 73 perusahaan tenant. Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan pengelola kawasan industri dalam memperluas kepesertaan serta meningkatkan pemahaman perusahaan terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Sejalan dengan langkah strategis tersebut, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan, M. Hasbi Asshiddiqqi, menyampaikan dukungannya terhadap upaya perluasan perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja, khususnya di wilayah Balikpapan dan sekitarnya.
“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap pekerja. Kami terus mendorong peningkatan kesadaran perusahaan dan masyarakat mengenai pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga pekerja dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih aman dan tenang karena memiliki perlindungan terhadap berbagai risiko pekerjaan,” ujar Hasbi.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan program BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan nilai tambah bagi peserta, termasuk Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan bagi pekerja yang memenuhi persyaratan.
“BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir ketika pekerja mengalami risiko, tetapi juga berupaya memberikan manfaat yang mendukung kesejahteraan mereka. Salah satunya melalui program MLT Perumahan yang dapat dimanfaatkan oleh peserta yang memenuhi ketentuan untuk memperoleh akses pembiayaan perumahan. Kami berharap semakin banyak pekerja dan perusahaan di Balikpapan yang memahami serta memanfaatkan program ini,” tambahnya.
Melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, perusahaan, dan berbagai pemangku kepentingan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi serta memperluas akses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh segmen pekerja.
Langkah tersebut sejalan dengan strategi Value Beyond Protection, yakni menghadirkan nilai tambah bagi peserta yang tidak hanya berfokus pada perlindungan terhadap risiko kerja, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan pekerja beserta keluarganya.
Editor : Wawan