PLN Kerahkan 150 Personel, Dua Tower ERS Transmisi Talisayan–Maloy Rampung Didirikan

Wawan • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 18:15 WIB
Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Daniel K.F. Tampubolon (tengah), memberikan arahan kepada personel gabungan di lokasi pemulihan transmisi 150 kV Talisayan–Maloy.
Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Daniel K.F. Tampubolon (tengah), memberikan arahan kepada personel gabungan di lokasi pemulihan transmisi 150 kV Talisayan–Maloy.

 

PROKAL.co, BERAU — PT PLN (Persero) bergerak cepat memulihkan pasokan listrik di Kabupaten Berau setelah gangguan pada jaringan transmisi 150 kV Talisayan–Maloy menyebabkan robohnya tower T.115 dan T.116 pada Minggu (25/10/2026). Melalui pembangunan dua tower darurat atau Emergency Restoration System (ERS), pasokan listrik ke Berau yang sempat terputus kini telah kembali pulih.

Sejak gangguan terjadi, PLN langsung mengerahkan 150 personel gabungan dari berbagai unit dan mitra kerja untuk melakukan penanganan. Seluruh tim bergerak secara intensif dengan dukungan peralatan, material, serta mobilisasi logistik menuju lokasi pekerjaan. Personel bekerja secara bergantian pada siang dan malam hari untuk mempercepat proses pemulihan, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Upaya penanganan ini mendapat perhatian langsung dari manajemen PLN. Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero), Daniel K.F. Tampubolon, turut hadir meninjau lokasi pekerjaan untuk melihat perkembangan penanganan sekaligus memberikan dukungan kepada personel yang bertugas. Kehadiran manajemen di tengah kondisi tersebut menjadi bentuk komitmen PLN dalam mengawal proses pemulihan, sekaligus memastikan setiap langkah penanganan mendapat perhatian dan dukungan yang diperlukan.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan pasokan listrik ke Berau merupakan hasil kerja keras dan koordinasi seluruh personel serta dukungan berbagai pihak. Ia menjelaskan, setelah pembangunan dua tower ERS berhasil dilakukan, proses pemulihan sistem terus berlanjut melalui tahapan sinkronisasi dan penormalan jaringan.

“Alhamdulillah, pasokan listrik ke Berau yang sempat terputus kini telah kembali pulih melalui pembangunan dua tower emergency. Pada Minggu dini hari, 1 November 2026, kami juga berhasil melakukan sinkronisasi incoming secara bertahap di empat Gardu Induk, yaitu GI Talisayan pukul 01.35 WITA, GI Tanjung Redeb pukul 03.00 WITA, GI Tanjung Selor pukul 03.19 WITA, dan GI Tidang Pale pukul 04.27 WITA. Penormalan jalur transmisi Line 1 juga berhasil dilakukan secara bertahap hingga pukul 04.58 WITA. Ini merupakan hasil kerja bersama dan dedikasi seluruh tim yang terlibat,” ujar Riko.

Pada kesempatan tersebut, Riko juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel PLN dan mitra kerja yang telah bekerja keras selama proses penanganan. Apresiasi turut diberikan kepada BPBD Provinsi Kaltim, jajaran Koramil, pemerintah setempat, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan dan membantu kelancaran pekerjaan di lapangan.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja siang dan malam, serta kepada BPBD, Koramil, pemerintah setempat, dan masyarakat yang telah membantu dan mendukung proses pemulihan ini. Dukungan dan kebersamaan dari semua pihak sangat berarti bagi kami, terutama ketika menghadapi pekerjaan dengan tantangan di lapangan. Kami menyadari bahwa pemulihan ini tidak dapat berjalan dengan baik tanpa kolaborasi. Semoga kerja sama dan semangat gotong royong ini terus terjaga dalam menjaga keandalan listrik bagi masyarakat,” tambah Riko.

Meski pasokan listrik ke Berau telah kembali pulih, PLN tetap melanjutkan pengawalan terhadap tahapan pekerjaan pada jaringan transmisi Talisayan–Maloy. Seluruh proses dilakukan secara terkoordinasi dengan mengutamakan keselamatan personel dan keamanan sistem, sebagai bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Editor : Wawan
PLN UIP3B Kalimantan PLN UIP3B